Beranda Berita Utama

Cegah Masalah Kesehatan, Nurmansyah : Germas Harus Terus Disosialisasikan

BERBAGI
Anggota Komisi IX DPR-RI, Nurmansyah E Tanjung saat menyosialisasikan Germas di Wisma Kemenag Gedung YPI Ciawi Bogor, Sabtu (15/9/2018).

BOGOR-RADAR BOGOR, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Pemerintah saat ini terus gencar mensosialisasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Germas merupakan gerakan nasional yang diprakarsai oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dengan mengedepankan upaya promotif dan preventif. Termasuk melibatkan seluruh komponen bangsa dalam membumikan paradigma sehat.

Anggota Komisi IX DPR-RI, Nurmansyah E Tanjung mengatakan, sosialisasi Germas ini memang harus terus digaungkan sebagai upaya pencegahan terhadap masalah kesehatan.

“Terutama Stunting, TBC, dan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” Kata Nurmansyah saat membuka sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat yang dilaksanakan di Wisma Kemenag Gedung YPI, Ciawi Bogor, Sabtu (15/9/2018).

Politisi PDI Perjuangan ini juga mengatakan, sesuai kewenangan yang dimilikinya sebagai anggota legislatif, pihaknya ingin memastikan apakah sosialisasi Instruksi Presiden dan Peraturan Menteri Kesehatan terkait Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) ini benar-benar berjalan di tengah masyarakat.

“langkah tersebut dilakukan sebagai perwujudan dalam melaksanakan amanah warga Kabupaten Bogor yang sebelumnya telah memilih dirinya menjadi wakil rakyat di parlemen,” ungkapnya.

Dalam sosialisasi itu juga, Nurmansyah menekankan pentingnya mengimplementasikan Germas. Di antaranya mengonsumsi buah dan sayur, tidak merokok, memeriksakan kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan, dan menggunakan jamban.

Selain itu, Nurmansyah mengungkapkan, secara nasional dimulai dengan berfokus pada 3 kegiatan, yakni melakukan aktivitas fisik 30 menit per hari, mengkonsumsi buah dan sayur.

“Hingga memeriksakan kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sekali sebagi upaya deteksi dini penyakit,” ungkapnya.

Dalam menyukseskan Germas, lanjut Nurmansyah, tidak bisa hanya mengandalkan peran sektor kesehatan saja.

“Peran kementerian dan lembaga di sektor lainnya juga turut menentukan, dan ditunjang peran serta seluruh lapisan masyarakat,” pungkas legislator Dapil Kabupaten Bogor itu.
(ysp)

Baca Juga