Beranda Bogor Raya

Pipa PDAM Pecah, 4 Hari Aliran Air ke Wilayah Bojonggede Terhenti

Ilustrasi Pipa PDAM Pecah

CIBINONG-RADAR BOGOR, Warga Perumahan Graha Kartika Pratama Desa Bojong Baru, Kecamatan Cibinong, mengalami kesulitan air bersih. Penyebabya, pipa distribusi Puspa Raya DN 400 mm dan DN 250 mm milik PDAM Tirta Kahuripan di atas jembatan menuju Bojonggede pecah.

Salah satu warga, Ella Nurlela (32) mengaku bahwa pasokan air di rumahnya mati total sejak pukul 00.00 WIB, Kamis (13/9/2018). Kondisi tersebut membuat dirinya bersama keluarga kelabakan lantaran tidak punya stok air bersih.

Ella dan anggota keluarganya mengaku tidak bisa mandi lantaran tidak ada air bersih. Tak hanya itu, kegiatan rumah tangga lainnya seperti mencuci pakaian, dan mencuci piring ia pastikan terbengkalai. Meski, kerap mendapat bantuan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kahuripan melalui mobil tanki, tapi menurutnya kerap tidak kebagian.

“Rumah saya di bawah, itu mobil tanki datangnya ke atas terus,” keluhnya kepada Radar Bogor.

Belum lagi, ia dibuat terkejut oleh pemberitahuan dari PDAM bahwa estimasi pembenahan gangguan tersebut bisa memakan waktu hingga empat hari. “Baru semalam mati. Sehari aja kita udah kewalahan, kalau sampai empat hari ampun deh,” kata Ella.

Sementara itu, PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menghentikan sementara pengaliran air bersih ke pelanggan di wilayah Bojonggede. Adapun wilayah yang terhenti aliran air bersih tersebut yakni perumahan Graha Kartika Pratama, Puspa Raya, Bambu Kuning, Griya Bukit Permata, Puri Citayam 1 dan 2, Delivina, Dept. Perdagangan, Taman Raya, Gardenia, Puri Bojong Lestari, Vila Pabuaran, Gang Merpati serta Kampung Pintu Air serta jalur Bojonggede.

Penghentian pengaliran air bersih sementara ini mulai Rabu (12/9) malam. Ini terjadi setelah putusnya pipa transmisi distribusi diameter 400 mm dan 250 mm yang terbentang di atas jembatan pipa jembatan Puspa Raya ke arah Bojonggede.

“’Penyebab putusnya pipa adalah terlepasnya kawat sling dari bantalannya sehingga pipa dan jembatan pipa turun ke bawah dan pipa putus/pecah,”’ kata Dirut PDAM Tirta Kahuripan, Hasanudin Tahir.

Sebagai informasi bahwa saat kejadian putusnya pipa distribusi ini pengerjaan perbaikan jembatan pipa sedang dilaksanakan, yaitu sudah pada tahap pembuatan pondasi/bantalan kawat sling, namun mengingat empat hari kebelakang kondisi cuaca yang cukup ekstrim berhembus kencang menyebabkan posisi kawat sling semakin tidak stabil.

Upaya terus dilakukan, pekerjaan pemasangan pipa sementara hingga air mengalir membutuhkan waktu sampai hari ini, Jumat (14/9) pagi, namun demikian diupayakan sebelum Jumat pagi air bersih sudah mengalir kembali.

Untuk memenuhi kebutuhan minimum air bersih kepada pelanggan yang terganggu, PDAM Tirta Kahuripan Bogor akan memberikan bantuan air bersih secara cuma-cuma melalui mobil tangki. Pelanggan dapat menghubungi kantor cabang Cibinong untuk layanan tersebut.

“Kepada pelanggan yang terganggu pengaliran air bersihnya, kami Manajemen PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menyampaikan permohonan maaf dan ucapan terimakasih atas kerjasamanya,” tutup Hasanudin.(fik)

Baca Juga