Beranda Metropolis

Takut Kecolongan, BPTJ Buru Bus Tak Uji KIR di Terminal Baranangsiang

Pemkot Bogor harus patuh menyerahkan Terminal Baranangsiang secara keseluruhan.

BOGOR–RADAR BOGOR, Uji KIR yang mati dua tahun menjadi salah satu penyebab kecelakaan bus di Cikidang beberapa waktu lalu.

Hal itu pun menjadi perhatian berbagai pihak. Seperti di Terminal Baranangsiang yang setiap harinya berlalu lalang ratusan bus.

“Surat lengkap, tapi kadang ada buku KIR yang sudah mati,” ujar Kepala Terminal Baranangsiang, Dedi Humaedi kepada Radar Bogor.

Fakta tersebut, dia dapatkan setelah melakukan pemeriksaan secara acak kendaraan bus sekitar satu bulan terakhir. Karena itu, untuk Terminal Baranangsiang akan ada pengecekan laik kendaraan rutin yang diadakan dari BPTJ.

“Nantinya kami dari terminal akan melakukan pengecekan administrasi kelengkapan surat-surat secara rutin setiap pemberangkatannya,” terangnya.

Sebelum dikelola BPTJ, sambung Dedi, sebelumnya pengecekan kendaraan bus laik jalan rutin tiga bulan sekali. Rencananya pihaknya juga akan bekerja sama dengan Kapospol di Baranangsiang apabila ditemukan kendaraan tak laik jalan bisa ditahan untuk tak beroperasi.

“Kami mulai pengecekan dan input di data base, kalau ada KIR yang mati nantinya akan dilarang untuk beroperasi di Baranangsiang sampai kelengkapan surat-suratnya terpenuhi,” imbunya. (gal/c)

Baca Juga