Beranda Pendidikan

TK Akbar Tindaklanjuti Hasil Evaluasi Lomba Sekolah Sehat Nasional

BERBAGI
Tim Verifikasi Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat nasional mengunjungi salah satu nominator sekolah sehat yang mewakili Jawa Barat, yakni TK Akbar di Jalan Achmad Adnawijaya, Tegal Gundil, Bogor Utara, Kota Bogor, Jumat (7/9/2018).     

BOGOR-RADAR BOGOR, Tim Verifikasi Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat nasional mengunjungi salah satu nominator sekolah sehat yang mewakili Jawa Barat, yakni TK Akbar di Jalan Achmad Adnawijaya, Tegal Gundil, Bogor Utara, Kota Bogor, Jumat (7/9/2018).

Kedatangan rombongan disambut secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat. Tim kemudian melakukan penilaian terhadap indikator sekolah sehat yang ditetapkan.

Menurut Ade Sarip, Kota Bogor dalam salah satu misinya adalah ingin membuat kota yang lebih sehat dan makmur. “Oleh karena itu, berbicara soal sehat ini tidak bisa hanya dilakukan oleh seorang Walikota saja. Tapi harus menyeluruh dilakukan semua dinas. Harus menyeluruh dari berbagai sektor dan harus ada niat untuk bersikap dan berbuat,” ungkap Ade.

Ade meyakini, jika perilaku hidup bersih dan sehat dimulai dari kehidupan sehari-hari pasti akan mudah dilakukan. “Apalagi pendidikan ini sebagai ibu kandung kehidupan. Manusia bisa berbuat apa saja melalui pendidikan, begitupun halnya dengan masalah kesehatan,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Sekolah TK Akbar Ari Nur Lestari menerangkan, usai dilaksanakannya evaluasi pada 19 Juli lalu pihaknya langsung menindaklanjuti masukan-masukan yang diberikan oleh tim verifikasi.

“Ada tiga poin masukan yang sudah kami lakukan dan tingkatkan. Masukan dari hasil evaluasi itu di antaranya sudah diperbesarnya Tugu Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), sudah diperbaiki dan dipisahkannya jalur ke tempat wudhu untuk pria dan wanita serta permasalahan seputar air,” jelas Ari.

Tidak hanya itu, Ari juga menjelaskan, TK Akbar pun sudah membuat inovasi lainnya seperti pojok baca (literasi). Pojok baca sendiri terdiri dari beberapa kegiatan yaitu tentang tanaman obat, kawasan tanpa rokok, dokter kecil, dan juru pemantau jentik (jumantik).

“Pojok baca adalah tempat dimana anak-anak dapat diberikan edukasi tentang materi-materi yang telah dimiliki. Rutinitas yang telah diberikan kepada anak-anak harus konsisten diberikan, karena jika tidak, anak-anak mungkin akan lupa dengan apa yang telah diberikan. Maka konsisten adalah nomor satu yang harus dilakukan untuk pojok baca,” paparnya. (Dn/Tazkia/Albi/Hari/Pri)

Baca Juga