Beranda Ekonomi

Listrik Jawa Barat Terganggu, Ini Penjelasan PLN

ilustrasi (Jawapos)

JAKARTA-RADAR BOGOR,PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menjelaskan, sehubungan dengan terjadinya gangguan interkoneksi 500 kV Jamali pada pukul 11.26 di PLTU Pacitan unit 2, SUTET Paiton Grati 1,2, dan SUTET Paiton Kediri 1, 2 maka terjadi Black Out di Sub Sistem Kediri 1,2,3, Sub Sistem Paiton, Sub Sistem Bali, dan Seluruh Unit PLTU Paiton

Deputy Manajer Komunikasi& Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat Iwan Ridwan menjelaskan, dengan kondisi tersebut maka terjadilah Under Frekuensi dikarenakan pasokan pembangkit yang sedang operasi (diluar yang Dipelihara dan gangguan) secara sistem Jamali tidak sanggup untuk menampung beban Jamali.

Untuk menghindari kondisi Black Out sistem Jamali akibat Frekuensi yang semakin turun, maka diperlukan langkah antisipasi pengeluaran beban. Maka atas terjadinya gangguan tsb untuk wilayah kerja PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat terkena dampak beban padam yang meliputi beberapa Area sebagai berikut Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, dan Sukabumi.

“Kepada para pelanggan yang terkena dampak pemadaman, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” ujarnya dalam siaran persnya, Kamis (6/9).

Pihaknya sedang berusaha untuk menormalkan kembali gangguan yang terjadi pada pembangkit2 diatas dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

(mys/JPC)

Baca Juga