Beranda Asian Games 2018

31 Medali Emas jadi Acuan Tambahan Alokasi Dana untuk Cabor Prioritas

BERBAGI
Sekretaris Menpora Gatot Dewa Broto (Bintang Rahmat/JawaPos.com

JAKARTA-RADAR BOGOR, Keberhasilan yang diraih beberapa cabang olahraga saat Asian Games 2018 tentunya turut menjadi kebanggaan pemerintah. Keberhasilan tersebut juga dapat menjadi landasan bagi pemerintah untuk mengalokasikan dana tambahan kepada cabang olahraga prioritas di Olimpiade Tokyo 2020 dan Asian Games 2022 mendatang.

Rencana tambahan anggaran terhadap cabang-cabang olahraga prioritas tersebut dilakukan untuk menjaga agar cabang olahraga tersebut dapat tetap menjaga performanya. Namun, meskipun demikian, pemerintah tidak bisa serta-merta melakukannya langsung.

“Jadi minggu-minggu ini kami akan melakukan justifikasi. Legasi yang ditinggalkan dengan 31 medali emas sudah ada sebagai dokumen negara. Nanti akan menjadi lampiran pada saat Menpora laporkan kepada presiden dan Menteri Keuangan (untuk memberikan alokasi dana tambahan, Red),” ujar Sekretaris Menpora Gatot Dewa Broto di Gedung Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Senin (3/8).

Melalui justifikasi tersebut, kata Gatot, Kemenpora akan punya alasan kuat mengapa mereka memberikan alokasi dana tambahan kepada cabang-cabang berpotensi emas di masa depan. Anggaran tersebut, kata Gatot, juga tidak dapat diajukan langsung ke dalam Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Negara

“Kami jadi punya alasan kira-kira tahun depan anggarannya akan naik jadi berapa. Karena tanpa itu, anggaran kami masih kecil, hanya sekitar Rp 1,9 triliun. Alokasi dana bisa dilakukan selama tidak melanggar peraturan dan sesuai persetujuan presiden dan Kementerian Keuangan,” katanya.

(mat/JPC)

Baca Juga