Beranda Politik

Aher Jadi Wagub DKI Jakarta….?

BERBAGI
    BERPAMITAN: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pamitan di Masjid Besar AT-Taqwa, Kecamatan Kemang, Selasa (29/5).

JAKARTA-RADAR BOGOR, Mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mendapat instruksi dari DPP PKS untuk mengundurkan diri dari kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Informasinya, Aher mendapat tugas khusus untuk menggantikan Sandiaga Uno menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Hal itu diperkuat dengan pernyataan Gerindra, lewat Fadli Zon, bahwa mereka sepakat kursi wagub DKI yang akan ditinggal Sandiaga Uno diberikan ke PKS.

“Tentu karena pengusungnya dari Gerindra dan PKS, ya nanti mungkin calon wakil gubernurnya pengganti Pak Sandi itu sesuai kesepakatan dari pengusung itu dari PKS,” kata Waketum Gerindra Fadli Zon di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (10/8/2018).

Sementara itu, Sekretaris DPW PKS Jabar, Abdul Hadi Wijaya membenarkan bahwa Aher diinstruksikan mundur dari Pileg.

“Iya, (Ahmad Heryawan) sudah mengundurkan diri. Sudah tidak ada dalam DCS (Daftar Calon Sementara),” katanya.

Hadi menjelaskan, langkah itu diambil Ahmad Heryawan sesuai instruksi pengurus partai tingkat pusat.

Hadi menegaskan, instruksi tersebut bukan karena ada kisruh atau permasalahan di internal PKS. Faktor utamanya adalah Ahmad Heryawan diberi tugas khusus berkaitan dengan Pilpres.

“Atas perintah dewan pengurus tingkat pusat. Jadi bukan semau gue. Akan ada tugas khusus bisa banyak, bisa sebagai timses. Tapi saya belum dapat info lanjutannya. kita tunggu saja apa tugas khususnya,” terangnya.

Sejauh ini, belum ada nama yang menggantikan Ahmad Heryawan dalam Pileg 2019.

Meski begitu, istri Aher, Netty Prasetyani dan anak sulungnya, Khobbab Heryawan tetap maju menjadi salah nama yang maju sebagai calon anggota dewan legislatif.

“Bu Netty nomor satu di (Daerah Pemilihan) Cirebon-Indramayu untuk DPR RI, kalau anaknya, Khobbab Heryawan untuk DPRD Jabar, dapilnya sama seperti Bu Netty,” terang Hadi yang juga maju sebagai Caleg di dapil Karawang-Purwakarta.

Ada atau tanpa ada Aher, Abdul Hadi menyebut partainya optimistis wakil dari PKS yang merebut kursi legislatif bisa bertambah.

“Kalau di (DPRD) Jabar, target 20 kursi. Kalau di DPR RI kami optimistis naik lebih dari 11 kursi,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Ahmad Heryawan diproyeksikan sebagai calon legislatif untuk DPR RI dari PKS. Mantan Gubernur Jawa Barat bertarung memperebutkan kursi DPR RI di daerah pemilihan (Dapil) Jabar II, Kabupaten Bandung. (ysp)

Komentar Anda

Baca Juga