Beranda Bogor Raya Barat Utara

Waspadai Banjir!

BERBAGI
FIKRI SETIAWAN/RADAR BOGOR
DIPUGAR: UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah 3 Ciawi membuat tanggul pembatas di saluran air sepanjang Jalan Teluk Pinang Kecamatan Ciawi.

CIAWI–RADAR BOGOR, Selepas musim ke­­marau, tak lama lagi Bogor akan dihadapkan de­ngan mu­sim penghujan. Kini, Peme­rintah Kabupaten (Pem­kab) Bogor mulai ber­be­nah untuk memper­siapkan segala halnya. Se­perti normalisasi saluran air di Teluk Pinang yang air­­nya kerap meluber ke jalan.

Kepala UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah 3 Ciawi, Eka Sukarna men­jelas­kan bahwa pihaknya melakukan nor­malisasi berupa pembuatan dinding pembatas di tepian Jalan Teluk Pinang dengan pan­jang sekitar 500 meter. Tem­bok seperti turap itu bermak­sud agar tidak ada kebo­coran air ke jalan raya.

 

Sengaja, dikerjakan pada musim kemarau karena kini kondisi air tengah ke­ring. Air bahkan tak nam­pak mengalir, hanya berupa ge­nangan.

“Pada saat mu­sim banjir, dipersiapkan agar air tidak meluber ke jalan,” jelasnya kepada Ra­dar Bogor, ke­ma­rin (9/8).

Meski infrastrukturnya nam­­pak sudah baik, tak lantas menghindarkan lo­kasi tersebut dari banjir. Pasal­nya, masih banyak war­ga yang membuang sampah pada saluran air. Se­hi­ngga berdampak pe­nyum­­­batan. “Karena, kalau tetap mem­buang sampah akan ada lim­pasan air,” te­rangnya.

Ia berharap lima desa yang dilintasi saluran seperti Jambu Luwuk, Banjarwaru, Banjar Sari, Banjar Wangi, dan Bitung Sari tidak membuang sampah pada saluran air. Meski begitu, ia tetap melakukan upaya an­tisipasi berupa pem­buatan ja­ring-jaring pena­han sampah di dua titik. Jaring-jaring terse­but dipasang di depan Vila Kuda dan sodetan Banjar Sari.

Tak hanya itu, pihaknya juga memasangi papan peringatan agar warga tidak membuang sam­pah di saluran air.

“Tapi kad­ang warga tetap membuang sam­­pah di situ,” keluhnya.(fik/c)

Komentar Anda

Baca Juga