Beranda Asian Games 2018

Raih Perunggu, Timnas Gulat Berat di Asian Games 2018

JAKARTA-RADAR BOGOR, Selama tiga bulan di Bulgaria menjalani pemusatan latihan ternyata tak membuat timnas gulat berani mematok target besar di Asian Games 2018.

Semula PB PGSI memberi target satu emas. Namun, kini turun menjadi perunggu.

”Berat. Sebenarnya perunggu saja juga berat,” ucap pelatih pelatnas gulat Fathur Rahman, Senin (6/8).

Ada 18 pegulat yang akan mewakili Indonesia di Asian Games.

Mereka terdiri dari enam putra nomor gaya bebas, enam putra nomor grego roman, dan enam putri nomor gaya bebas.

Fathur menjelaskan, memang ada peningkatan selama menjalani training camp. Mereka bisa bersaing dengan pegulat dari Eropa.

Namun, menurut Fathur, itu tidak bisa menjadi ukuran untuk mematok prestasi di Asian Games.

Di sektor putra, kontingen dari Iran dan Kazahkstan akan jadi lawan berat.

Sementara itu, di bagian putri, lawan tangguh datang dari Jepang, Tiongkok, dan Korea Selatan.

”Kami belum bisa mengukur kekuatan lawan karena belum pernah ikut kejuaraan Asia. Namun, kami mencoba meraba-raba saja,” jelas Fathur.

Pelatih asal Jawa Timur itu memerinci, ada tiga atlet yang berpeluang untuk mendapat medali meski harus berjuang keras.

Mereka adalah Hasan Sidik (grego roman kelas 60 kg), M. Aliansyah (grego roman kelas 66 kg), dan Eko Roni Saputra (gaya bebas kelas 57 kg).

”Sewaktu di Bulgaria, mereka sudah bisa mengimbangi level atlet di sana,” ujar Fathur.¬†(feb/na/mg2/JPNN)

Baca Juga