Beranda Pendidikan

Meskipun Diamputasi, Farouq Tetap Berhasil Diterima di UGM

BERBAGI

Petaka dimulai ketika Farouq Uz Zaman Al Qodry berumur 12 tahun. Ketika itu, ia sedang menjalani salah 1 hobinya bermain sepak bola. Sempat ada insiden dimana dirinya mendapatkan sliding tackle keras dari temannya.

YOGYAKARTA-RADAR BOGOR, Farouq Uz Zaman ketika itu berumur 12 tahun sedang menjalani salah satu hobinya bermain bola malah jadi petaka baginya. Ada insiden dimana dirinya mendapatkan sliding tackle keras dari temannya.

Akibat tackle tersebut, kaki kiri Farouq harus dioperasi karena mengalami patah tulang. “Ketika itu saya dibawa ke rumah sakit, harus dioperasi,” kata Farouq saat ditemui di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Senin (6/8).

Beberapa minggu kemudian, ia sudah merasa enak. Kakinya dapat digunakan berjalan normal tanpa bantuan alat krek. “Tapi setelah beberapa bulan, pusing sakit di kaki saya. Akhirnya saya di opname,” katanya.

Kemudian ia menjalani operasi biopsi, pengambilan sampel jaringan ada kakinya. Hasilnya diketahui ada tumor ganas di atas kakinya yang sebelumnya patah karena bermain sepak bola itu.

“Perasaan saya merasakan sakit yang sangat luar biasa. Mendengar kata amputasi terasa berat. Tapi saya putuskan amputasi, karena kalau tidak (tumor) akan menjalar ke tubuh bagian atas,” katanya.

Akhirnya setelah selesai mengikuti Ujian Nasional tingkat SD, kaki kirinya diamputasi. Hingga sampai ke pangkal paha, dan untuk berjalan saat ini Farouq harus memakai krek.

Meski dengan cobaan berat tak bisa lagi normal bermain sepak bola maupun berjalan seperti yang lainnya, Farouq tetap tegar menjalani hidupnya. Bahkan, ia kini berhasil masuk ke salah satu universitas ternama di Indonesia, UGM.

Farouq diterima masuk UGM di Prodi Kesehatan Hewan Sekolah Vokasi (SV) pada tahun ajaran 2018/2019 ini. Sosok pria kelahiran Surabaya 1 Januari 2000 silam ini dinyatakan diterima masuk lewat jalur seleksi berdasar hasil nilai tes Ujian Tulis (UTUL) UGM. “Saya harus mandiri, masak saya harus menggantungkan orangtua,” pungkasnya.(dho/JPC/mg1/JPG)

Komentar Anda

Baca Juga