Beranda Olahraga

Kalapas Gunungsindur Ajak Senam Warga Binaan

BERBAGI
Suasana senam poco-poco di Lapas Gunungsindur.

BOGOR – RADAR BOGOR, Pagi itu, ratusan warga binaan pemasyarakat Lapas Gunungsindur tersihir dengan performa David Gultom.

Tak ada yang menyangka jika orang nomor satu di Lapas Gunungsindur itu tampil menjadi instruktur senam versi poco-poco usai melaksanakan ibadah salat shubuh berjamaah.

Hari itu sangat sulit membedakan mana warga binaan dan mana petugas pembina lapas. Semua larut dalam senyum kebahagiaan dan kebersamasan. Kesatupaduan gerakan tak ubahnya simbol kekuatan berjamaah.

“Satu… Dua… Tiga….” seru David kepada warga binaannya. Gerak demi gerak ia peragakan dengan penuh semangat.

Bibir-bibir penuh senyum manis pun pecah bersama iringan musik senam khas Poco-Poco. Itulah yang dilakukan keluarga besar Lapas Gunungsindur untuk membahagiakan warga binaannya.

“Hari ini kami bersama ratusan orang berkumpul sama-sama di lapangan olahraga Lapas Gunungsindur. Saya pimpin langsung kegiatan senam. Hari ini kita helat kegiatan Poco-Poco Dance serentak dalam rangka pemecahan Guiness World of Record,” ujar Kalapas Gunungsindur David Gultom kepada Radar Bogor, (5/8).

Selain untuk memecahkan rekor, kegiatan senam poco-poco merupakan bagian dari pembinaan Lapas Gunungsindur kepada seluruh Warga Binaan Pemsyarakatan.

Manfaat lain yang David utarakan, senam mampu melatih seseorang agar lebih disiplin, kompak, sehingga tak ada jarak antara warga binaan dan petugas lapas.

“Ya, senam juga bagian dari olahraga. Kami menginginkan dari kegiatan ini ada sikap mental baik yang dapat dibentuk. Senam ini hanya satu kegiatan. Di sisi lain, ada banyak sekali kegiatan pembinaan yang kita lakukan untuk mencetak manusia-manusia yang berakhlakul karimah dan berbudi pekerti. Kita berharap sekembalinya mereka dari sini, ada manfaat yang bisa mereka tularkan kepada masyarakat. Senam bareng ini jadi sarana kami memperkuat silaturahmi dengan warga binaan,” beber David.

Selain sebagai wahana pembentukan karakter, kegiatan senam poco-poco bersama warga binaan pun diharapkan mampu menjadi salah satu media pemecah rekor. Sebab, masih kata David, ada kebanggan tersendiri bagi Keluarga Besar Lapas Gunungsindur, khususnya WBP, saat berpartisipasi bersama warga binaan.

“Tentu sangat bangga. Kami menjadi salah satu partisipan dalam pemecahan rekor dunia yang dipusatkan di Monumen Nasional yang dibuka langsung oleh Bapak Presiden RI Jokowi. Ini menjadi bukti bahwa seluruh WBP baik di Lapas atau pun Rutan di Indonesia adalah bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat Indonesia seluruhnya,” kata David.

Ketika Radar Bogor singgung seorang Kalapas menjadi instruktur senam, David pun tertawa. Ternyata, ia sudah jauh-jauh hari belajar senam poco-poco bersama warga binaannya.

“Komando tetap di tangan saya. Seminggu terakhir kita latihan setiap hari untuk melatih kekompakan. Kita tetap semangat!” pungkas David dengan senyumnya. (cr3)

Komentar Anda

Baca Juga