Beranda Nasional

Hingga Senin Pagi, Telah Terjadi 132 Gempa Susulan di Lombok

Ilustrasi Gempa

LOMBOK-RADAR BOGOR, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terus mendata banyaknya gempa susulan yang terjadi di Lombok, NTT. Hasilnya, tercatat telah terjadi 132 kali gempa susulan hingga Senin (6/8/2018) pukul 08.00 WIB.

Seperti yang diketahui, Lombok diguncang gempa berkekuatan 7 SR pada Minggu (5/8) pukul 18.46 WIB. Daerah terparah yang terguncang gempa yaitu Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur dan Kota Mataram.

“Gempa bumi Lombok hingga 6 Agustus 2018 sampai pukul 08.00 WIB tercatat sebanyak 132 gempa bumi susulan,” ujar Kepala Humas BMKG Harry Tirto Djatmiko dalam keterangannya, Senin (6/8/2018).

Harry menjelaskan, gempa yang berkekuatan 7 SR merupakan gempa utama (main shock) dari rangkaian gempa sebelumnya. BMKG pun mencatat rangkaian gempa yang intensitasnya lebih kecil hingga 132 kali.

Sesuai data BMKG, Harry menyampaikan, pada Minggu (5/7) pukul 20.00 WIB terjadi 18 gempa susulan, lalu pukul 21.00 WIB ada 14 gempa susulan, dilanjutkan pukul 22.00 WIB ada 15 gempa susulan, dan pukul 23.00 WIB terjadi 17 gempa susulan.

“Senin (6/7) dini hari pukul 00.00 WIB pun terjadi gempa susulan sebanyak delapan kali, pukul 01.00 WIB jumlahnya meningkat drastis menjadi 20 kali,” tutur Harry.

Namun kabar baiknya, frekuensi gempa menurun menjadi 8 kali pada pukul 02.00 WIB, 5 kali pada 03.00 WIB, 11 kali pada pukul 04.00 WIB, 5 kali pada jam 05.00 WIB, 3 kali pada pukul 06.00 WIB, 3 kali pada jam 07.00 WIB, serta 5 kali pada pukul 08.00 WIB.

Sebelumnya, berdasarkan laporan dari BPBD Provinsi NTB, gempa Lombok sudah memakan 89 korban jiwa yang tersebar di Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Tengah, Kota Mataram dan Lombok Timur. Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh. (ysp)

Baca Juga