Beranda Politik

Langkah Kiai Nusantara Jika Cak Imin Tak Jadi Cawapres Jokowi

JAKARTA-RADAR BOGOR, Ada 50 Kiai Nusantara sepakat mendukung Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Cak Imin alias Muhaimin Iskandar menjadi Cawapres (Calon Wakil Presiden) untuk berpasangan dengan Jokowi (Joko Widodo). Namun aspirasi ini cukup terbilang besar karena mewakili banyak kalangan santri dan ulama daerah, tidak menjadi garansi keinginannya dapat terwujud.

Menanggapi itu, juru bicara Kiai Nusantara KH Anwar Iskandar mengatakan, jika nantinya Cak Imin tidak ditunjuk sebagai Cawapres oleh Jokowi, maka mereka akan segera menggelar musyawarah kembali untuk memutuskan arah ke depannya.

“Jadi dalam waktu secepatnya saya akan melaporkan kembali kepada kepala Kiai. Dan Kiai juga akan secepatnya untuk segera musyawarah menentukan seperti apa langkah berikutnya,” ujar Anwar di kantor PBNU Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu Malam (4/8).

Sementara itu lanjut Anwar, para Kiai Nusantara tetap berpegangan bahwa kekuatan nasionalis dan religius harus tetap seimbang di Pilpres 2019. Sebab kedua faktor ini merupakan penopang keberlangsungan kehidupan negara.

“Jelas narasinya adalah Indonesia mesti dijaga bersama antara kekuatan nasionalis dan religius. Dan kita-kita ini adalah kekuatan religius yang menyangga bersama terhadap keutuhan Negara Republik Indonesia bersama kaum nasionalis,” tegasnya.

Di sisi lain Anwar menjelaskan, saat ini Indonesia tengah diserang oleh beberapa ancaman. Seperti maraknya radikalisme yang mengatas namakan agama, maupun liberalisme.

Situasi inilah yang membuat para Kiai Nusantara dianggap perlu menyampaikan aspirasinya. Sebab telah menyangkut keberlangsungan bangsa ini.

“Tentu Kiai-Kiai tidak tinggal diam kalau udah bicara keselamatan negara kesatuan Republik Indonesia,” tandasnya.(sat/JPC/mg1/JPG)

Baca Juga