Beranda Berita Utama

Jokowi Minta Relawannya Siap dan Berani jika Diajak Berantem, Waduh!

BERBAGI
Presiden Joko Widodo

JAKARTA-RADAR BOGOR, Pidato Presiden Joko Widodo dalam rapat umum dengan barisan relawan di di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Sabtu siang (4/8/2018) menuai kontroversi.

Dalam pidatonya, Jokowi meminta barisan relawan pendukungnya tidak mencari musuh, tapi harus siap bila harus terlibat dalam perkelahian.

Ya, dalam acara itu, Presiden Jokowi berpesan supaya para relawan tidak perlu mencari musuh dalam masa kampanye, tetapi juga siap jika harus terlibat baku hantam.

“Jangan membangun permusuhan, jangan membangun ujaran-ujaran kebencian, jangan membangun fitnah-fitnah. Tidak usah suka mencela, tidak usah suka menjelekkan orang lain. Tapi kalau diajak berantem juga berani,” kata Jokowi yang disambut riuh tepuk tangan dan teriakan puluhan ribu relawan yang hadir.

Sayangnya, tak banyak media massa yang mengabadikan momen itu. Sebagian besar media massa dipaksa keluar ruangan sesaat sebelum Jokowi mengumandangkan seruan itu.

Mantan Sekjen Projo (Pro Jokowi) , Guntur Siregar menegaskan imbuan Presiden agar pendukung siap berkelahi bisa membuat situasi politik semakin gaduh.

Menurut dia, pernyataan itu terkesan provokasi. “Tidak sepantasnya seorang presiden ucapkan pernyataan itu,” tegas Guntur Siregar dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Minggu (5/8/2018).

Kata Guntur, Presiden tampak tak ingin Pilpres 2019 berlangsung aman dan damai.

“Bukannya mencairkan suasana menjelang pilpres tetapi malah kesannya provokasi rakyat biar terjadi benturan antar pendukung,” tukasnya. (ysp)

Komentar Anda

Baca Juga