Beranda Politik

IPI Menilai JK Terinspirasi Mahatir Muhammad dan Vladimir Puti

BERBAGI

JAKARTA-RADAR BOGOR, Karyono Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute menilai, jika Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan Perindo dan Jusuf Kalla bisa menimbulkan implikasi sistemik. Putusan tersebut bisa mengubah keadaan politik jelang pemilihan Presiden 2019.

“Pembatasan masa jabatan presiden dan wakil presiden merupakan salah satu spirit reformasi yang kami perjuangkan. Semangatnya agar proses regenerasi berjalan” kata Karyono saat dikonfirmasi, Minggu (5/8).

Menurut Karyono, sikap JK yang terkesan ambisius ingin berkuasa kembali justru menurunkan kadar kenegarawanannya. Meskipun JK memiliki hak untuk mengajukan uji materi ke MK sebagai pihak terkait.

Karyono mengungkapkan, sebelumnya JK terkesan malu-malu mengungkapkan ambisinya, namun sekarang mulai terbuka setelah dia menjelaskan alasan ingin maju kembali menjadi cawapres. “Mungkin pak JK terinspirasi oleh Mahatir Muhammad dan Vladimir Putin”, jelas Karyono.

Sebelumnya, Partai Perindo menggugat UU No 7/2017 tentang Pemilu. Mereka menggugat Pasal 169 huruf n yang menghalangi JK maju pada Pilpres 2019. Dalam pasal tersebut dinyatakan capres-cawapres bukanlah orang yang pernah menjadi presiden atau wakil presiden sebanyak dua periode.

Selain itu, gugatan soal masa jabatan presiden dan wapres sebelumnya pernah digugat oleh sekelompok masyarakat yang mengklaim sebagai ‘penggemar’ JK. Mereka menginginkan JK maju kembali sebagai cawapres mendampingi Jokowi.

Namun gugatan itu ditolak lantaran penggugat tak memiliki dasar hukum (legal standing) dan dianggap tak memiliki kepentingan langsung dengan aturan tersebut.(rdw/JPC/mg1/JPG)

Komentar Anda

Baca Juga