Beranda Bogor Raya

Jalan Gas Alam Berbahaya

BERBAGI
 BAHAYA: Belum adanya perbaikan dan minim PJU, membuat Jalan Gas Alam berbahaya jika dilintasi malam hari, kemarin. (Meldrik/ Radar Bogor) 

CIBUBUR–RADAR BOGOR,Warga peng­­guna Jalan Gas Alam, Keca­­matan Cimanggis menge­­luhkan kondisi jalan yang ru­sak. Eko (28) warga Kelu­rahan Curug, Cimanggis, me­nu­turkan, banyaknya lu­bang pada jalan terse­but kerap mengganggu mobilitas dan membahayakan warga.

“Saya berha­rap pemerintah segera memperbaiki jalan rusak. Supaya pengguna jalan juga bisa nyaman saat me­lintas,” tuturnya.

Ia mengaku, bersama masya­­rakat setempat pernah mem­­pertanyakan perihal perbaikan jalan yang tidak merata. Namun, tidak ada jawaban yang jelas. Selain itu, minimnya penerangan jalan umum (PJU) juga men­­jadi sorotan.

Ter­­utama, jalur yang mengarah ke Jalan Raya Bogor. Seorang warga Ci­manggis, Fajar (30) menga­takan, kondisi gelap sudah lama dialami.

Meski demikian, pemerintah tidak memberikan perhatian dengan kondisi tersebut.

“Jalan ini tak jauh dari tol Cinere–Jagorawi. Kalau yang arah masuk pintu tol memang ada lampu, tapi kalau yang ke arah Jalan Juanda nggak ada,” katanya.

Ketua LPM Kelurahan Tapos,  Dedi Wiati berjanji, akan me­ng­­upayakan untuk me­minta bantuan pada Dinas Perhu­bungan (Dishub) Kota Depok terkait penerangan jalur. Per­mo­­honan tersebut akan diaju­­kan dengan melampirkan pro­posal.

“Melihat kondisi jalur yang dipakai dari pagi, siang,  malam. kendaraan yang me­­lintas juga banyak,” pungkasnya.(cr2/c)

Baca Juga