Beranda Berita Utama

Kontrakan Meledak, Gudang Terbakar

BERBAGI
HANGUS: Warga menonton kebakaran di gudang pengepul rongsokan (insert) di Gang Tanu Kampung Yapis, Ahmad Yani, kemarin (bawah).

BOGOR–RADAR BOGOR,Kebakaran terjadi di dua lokasi yang berbeda, kemarin (13/7). Pertama di Kelurahan Empang, Bogor Selatan dan lokasi kedua di Gang Tanu, Jalan Ahmad Yani, Tanahsareal.

Di lokasi pertama, sebuah tabung gas meledak di rumah kontrakan, Jalan Raya Pahlawan 03 RT 01/09 Kelurahan Empang.

Menurut Kabid Damkar, Marse, kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00, berasal dari tabung gas 3 kg yang menyambar listrik.

Dalam peristiwa itu, penghuni kon­trakan Subaidi (40) men­derita luka bakar di bagian lengan dan kaki. Sementara delapan orang keluarganya selamat.

“Tembok ruang dapur hitam tersambar api, perabot dapur berantakan,” katanya. Api dapat dipadamkan dengan dibantu warga sekitar. Untuk saat ini korban luka dilarikan ke RS Melania.

Sekitar pukul 14.00, raungan sirene branwir kembali terdengar di jalanan. Lima mobil Damkar merangsek masuk ke lokasi sempit untuk memadamkan api yang membakar gudang pengepul rong­so­kan di Kampung Yapis, Gang Tanu, RT 04/03, Jalan Ahmad Yani, Tanahsareal.

Sambung Marse, petugas damkar mengevakuasi kor­ban yang juga karya­wan gudang, Ojan (30). Ia mengalami luka bakar 25 persen di tangan dan sebagian tubuhnya.

Saat proses penyelamatan, Koma­ndan Regu Kantor Damkar Yasmin, Dedi Hudayana, terkena luka.

“Semuanya sudah dievakuasi dan dalam pena­nganan medis. Api dipadamkan satu jam kemudian,” katanya.

Menurut pemilik gudang, Yono (65), api yang meluluh­lantakkan usahanya itu terjadi saat cucunya bermain api. “Anak-anak lagi main api di depan rumah. Saya enggak tahu tiba-tiba karyawan saya panik dan coba padamin api,” kata dia. Akibat peristiwa tersebut, Yono mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp225 juta.

Sementara, Akbar (32) saksi mata di lokasi me­ng­atakan, warga sempat mem­bantu memadamkan api sebelum pemadam datang. Awalnya, kata dia, ada teriakan anak kecil.

Warga sekitar langsung berusaha memadamkan dengan alat seadanya. Namun tidak berhasil.

“Kami sama karyawan juga, tapi malah kena bakar,” ungkapnya.(don/c)

Baca Juga