Beranda Metropolis

Pembebasan Lahan R3 Rp15 M

BERBAGI
POLEMIK: Pengendara melintas di Jalan R3, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

BOGOR–RADAR BOGOR,Sempat mangkrak lantaran terkendala status lahan, tahun ini pembebasan lahan guna pembangunan jalan Regional Ring Road (R3) akan dilanjutkan.

Dana yang dianggarkan melalui APBD 2018 itu menembus angka Rp15 miliar. Proyek ini memang perlu dikebut agar pembangunan Jalan Bogor Inner Ring Road (BIRR) bisa terlaksana.

Wali Kota Bogor, Bima Arya menargetkan pada periode kedua era kepemimpinannya, pembangunan BIRR harus terealisasi.

Untuk itu, sebagai proyek lanjutan dari jalan R3, perlu diselesaikan terlebih dahulu pembangunan Jalan R3 yang rencananya menyambung hingga jalan Wangun Tajur.

“Ini kan kelanjutan dari R3. Tahun ini dialokasikan Rp15 miliar untuk menyelesaikan proses pembebasan lahan ini terkait dengan ruislag yang kemarin itu,” jelasnya saat ditemui Radar Bogor, kemarin (12/7).

Menurutnya, jika kedua jalan tersebut rampung dibangun, akan mengurangi kepadatan kendaraan di jalur utama, yakni Pajajaran.

“Kalau ini tuntas maka akan terus bisa nyambung gitu supaya ada jalur alternatif selain Jalan Pajajaran, ketika melintas ke pusat kota Bogor,” terangnya.

Jalan BIRR tersebut melintasi delapan kelurahan (Sindang­sari, Muarasari, Kertamaya, Genteng, Pamoyanan, Mulia­harja, Cikaret hingga Pasirkuda) yang memang lokasinya sebagian besar padat penduduk sehingga dipastikan mem­butuhkan biaya cukup besar.

Tak hanya itu, jalan BIRR ini juga melintasi pinggiran luar Kota Bogor, yakni Bogor Barat dan Bogor Selatan.

Di sisi selatan rutenya melewati Ciomas-Jalan Pahlawan- Muarasari-Tajur-Ciawi-Jalan Raya Sukabumi sehingga terkoneksi dengan jalan tol Bocimi (Bogor-Ciawi- Sukabumi).(fik/c)

Baca Juga