Beranda Nasional

Buntut Kantor Polisi Bersama RI-Tiongkok, Kapolres Ketapang Dicopot. Tak Ada Izin Mabes Polri!

BERBAGI
Jajaran Polres Ketapang foto bersama dengan perwakilan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok.

KALBAR-RADAR BOGOR,Keberadaan Kantor Polisi Bersama RI-Tiongkok di Ketapang, Kalimantan Barat, berbuntut panjang. Kapolres Ketapang AKBP Sunario pun dicopot dari jabatannya. Awalnya, AKBP Sunario membantah ada kantor polisi bersama Kepolisian Tiongkok.

“Kapolres Ketapang akan dibebastugaskan dari jabatannya yang sekarang. Hari ini juga Kapolres dipindahkan sebagai Pamen di Polda Kalbar,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Muhammad Iqbal saat dikonfirmasi, Jumat (13/7/2018).

Iqbal menjelaskan, Kapolres Ketapang dicopot karena tidak sesuai dengan mekanisme yang ada di Polri. Seharusnya setiap kerjasama dengan negara lain kewenangannya ada di Mabes Polri.

Heboh! Ada Kantor Bersama Polri dan Tiongkok di Ketapang, Kok Bisa!

“Apa yang dilakukan Kapolres itu tidak sesuai mekanisme yang ada di Polri, di mana kerjasama dengan negara lain atau polisi negara lain, itu kewenangannya ada di Mabes Polri,” kata Iqbal.

Seperti diketahui, warga Ketapang khususnya pengguna media sosial Facebook, dihebohkan dengan beredarnya foto plakat yang bertuliskan “Kantor Polisi Bersama” antara Polri dengan Tiongkok.

Kantor Polisi Bersama Polri-Tiongkok Bikin Gempar, Ini Klarifikasi Kapolres Ketapang

Salah satunya dibagikan oleh akun Facebook Zafy Enjoy. ┬áDalam unggahannya, akun itu membagikan tujuh buah foto. Salah satunya, foto plakat “Kantor Polisi Bersama, kemudian foto Kapolres Ketapang, AKBP Sunario berjabat tangan dengan perwakilan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok Provinsi Jiangsu Resor Suzhou. (ysp)

Komentar Anda

Baca Juga