Beranda Metropolis

Sulitnya Dapat Air Bersih

BERBAGI
DEMI AIR BERSIH: Warga Taman Muara, Kelurahan PaAsirjaya antre untuk mendapatkan air bersih, kemarin (10/7). Sudah dua hari ini air di rumah-rumah warga tidak mengalir.

BOGOR–RADAR BOGOR,Air bersih kini menjadi barang langka bagi warga RW 09 Taman Muara, Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat. Sudah dua hari warga kesulitan mendapatkan air bersih dari PDAM Tirta Pakuan. Aktivitas wajib seperti mandi, salat, dan memasak pun terkendala.

Warga RW 09 Taman Muara, Fikri (32) menuturkan, di wilayahnya memang sering kejadian mati air. Namun, dua hari belakangan ini paling parah. “Sudah dua hari air mati, benar-benar tidak ada air,” ujarnya ketika menunggu antrean air, kemarin (10/7).

Menurut dia, pasokan aliran air di wilayahnya selama ini memang tidak tentu. Kadang baru mengalir pada jam 12 siang, namun tiga jam selanjutnya sudah mati. Nanti baru mengalir pada jam 9 malam. “Tapi nanti mati lagi. Sudah setahun lebih begini,” ungkap Fikri.

Kata dia, warga juga sudah melayangkan keluhan ke PDAM, tetapi sampai sekarang belum ada penyelesaiannya. Dirinya bahkan pernah mengatakan langsung kepada Wali Kota Bima Arya mengenai masalah aliran air yang kerap mati di wilayahnya. “Saya sampaikan, saat dia jadi wali kota maupun lagi kampanye, ini masalah air yang
merupakan kebutuhan sumber kehidupan,” lirihnya.

Di tempat yang sama, Rahmat (40) mengaku sudah beberapa warga mengeluh dan meminta dirinya untuk menghubungi PDAM Tirta Pakuan. Namun, hingga sekarang bantuan air pun belum datang. “Katanya mau datang jam 4 sore, tapi sampai jam 5 ini belum datang, saya hubungi juga gak ada jawaban,” ujarnya.

Ia sepakat, jika permasalahan air ini masih tidak direspons, warga akan mengunjungi Balaikota untuk meminta pemerintah menyelesaikan­nya. “Kalau berlarut-larut seperti ini, ya kami datangi aja kantor Balaikota, minta diselesaikan,” tegasnya.

Dikonfirmasi, Kasubag Humas dan Sosial PDAM Tirta Pakuan, R Poppi Rustanti mengatakan, tidak mengalirnya air di wilayah RW 09 Taman Muara, Pasirjaya, akibat adanya kebocoran pipa DHPE 10 inci yang berada di Batutulis dekat Jembatan NV Sidik jalur instalasi pengolahan air (IPA) Dekeng.

“Akibatnya, air yang berada di reservoir Bogor Nirwana Residence (BNR) berkurang, tidak memenuhi kapasitas, dan menyebabkan terhentinya suplai air yang mengaliri sekitar BNR, salah satunya Pasirjaya,” ujarnya.

Namun, proses perbaikan telah dilakukan hingga kemarin (10/7), dengan prediksi, air sudah bisa mengalir ke rumah warga mulai hari ini (11/7). “Mudah-mudahan malam ini (kemarin, red) sudah kembali seperti biasa, tapi nanti kami cek kembali,” tutupnya.(ran/c)

Baca Juga