Beranda Politik

Prabowo-Gatot Paling Tinggi

BERBAGI

JAKARTA-RADAR BOGOR,Jelang pendaftaran calon presiden dan wakil presiden, sejumlah prediksi bermunculan. Tak terkecuali, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang mengungkapkan, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi lawan tangguh bagi calon petahana Presiden Joko Widodo.

Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby mengungkapkan, semua hal tersebut berdasarkan tiga jenis simulasi dari survei terhadap 1.200 responden pada periode 28 Juni–5 Juli 2018.

Lebih lanjut ia mengatakan, dalam simulasi pertama pihaknya mengombinasikan nama Prabowo dengan calon wakil presiden seperti Gatot Nurmantyo, Anies Baswedan, dan Ketua Komando Satuan Tugas Bersama Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan tokoh lainnya.

Pertama, kata dia, jika Prabowo sebagai capres. Pasangan Prabowo-Gatot memperoleh dukungan tertinggi di angka 35 persen.

”Disusul, Prabowo-Anies 19,6 persen, Prabowo-AHY 12,3 persen, dan Prabowo-Aher 10,2 persen,” ujarnya. Sementara, kombinasi Prabowo dengan tokoh lainnya mencapai 12,4 persen. Responden yang tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 9,9 persen.

Untuk simulasi kedua, LSI mengombinasikan nama Gatot dengan nama Anies Baswedan, AHY, Aher, dan tokoh lainnya. Jika Gatot sebagai capres, yang paling tinggi adalah Gatot-Anies di angka 31,8 persen.

”Sedangkan, Gatot-AHY 21,5 persen, Gatot-Aher 13,3 persen. Sementara kombinasi total Gatot dengan tokoh lainnya mencapai 18,7 persen. Responden yang tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 14,7 persen,” paparnya.

Pada simulasi terakhir, jika Anies sebagai capres maka AHY adalah pasangan yang mampu mendongkrak elektabilitas sampai 33,4 persen.

“Disusul Anies-Aher 27,4 persen dan Anies-Cak Imin (Muhaimin) 23,4 persen,” ujar Adjie dalam rilis survei Pasangan Capres dan Cawapres Pascapilkada di kantor LSI Denny JA, Jakarta, Selasa (10/7).

Sementara kombinasi total Anies dengan tokoh lainnya sebesar 6,8 persen. Responden yang tak menjawab atau tidak tahu sebesar 9 persen. “Jadi inilah lawan-lawan kuat Jokowi. Prabowo-Gatot, Gatot-Anies dan Anies-AHY,” ujarnya.

Survei ini menggunakan metode multistage random sampling di 33 provinsi Indonesia. Adapun margin of error survei plus minus 2,9 persen. Artinya, sambung dia, angka survei bisa berkurang atau bertambah sebanyak 2,9 persen.

“Survei ini dibiayai secara mandiri oleh LSI Denny JA,” pungkasnya. (net)

Komentar Anda

Baca Juga