Beranda Bogor Raya

Pastikan tak Ada Penggusuran

TUNGGU KEPASTIAN: Para PKL yang memenuhi pinggir jalan di kawasan Puncak, akan ditata ulang setelah rest area Gunung Mas rampung.

CISARUA-RADAR BOGOR,Satpol PP Kabu­paten Bogor memastikan bahwa tidak ada kata peng­gu­suran bagi para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Puncak. Sesuai dengan komit­­­men awal, para PKL bakal dibongkar setelah rest area di kawasan Gunung Mas rampung.

Kabid Pengendalian dan Operasi (Dalops) Satpol PP Kabupaten Bogor, Ruslan menegaskan, rest area sendiri sedang dalam masa pemba­­ngunan. Cut and fill di lahan seluas lima hektare itu juga sedang dilakukan.

“Pembongkaran nanti habis areal relokasi selesai dibangun Kementerian PUPR,” singkat Ruslan saat diwawancarai wartawan koran ini. Menurut­­nya, semua sudah terancang dengan baik tanpa ada pihak yang dirugikan.

Namun di sisi lain, semua ke­putusan menjadi milik Ke­­menterian PUPR. Dengan kata lain, Pemerintah Kabu­paten Bogor hanya sebagai pelaksana dalam kegia­tannya.
“PUPR juga sudah benar-benar mengatur tempat relokasi itu,” ucapnya.

Di tempat lain, para peda­­gang juga masih kebingungan untuk mengganti cara me­­reka ber­­jualan. Pem­­bong­karan PKL Puncak tahap dua ini merupakan tahap lanjutan pembongkaran sebelumnya pada 5 Septem­ber 2017 lalu. Selain itu, ke­­giatan ini juga sebagai program pelebaran jalan di Jalur Puncak Bogor.

“Kita mau pindah ke mana, bingung juga, soalnya pen­­dapatan kita dari sini. Saya sudah jualan di sini dari 1992,” ujar Apud (60), salah satu pemilik warung di sekitaran longsor Riung Gunung, kemarin.

Namun, ia mengaku siap meninggalkan lokasi dan membongkar warungnya jika disiapkan tempat lain yang jelas. Atau, lanjut dia, ia akan pindah atau membongkar lapaknya bila mendapat ganti rugi.(dka/c)

Baca Juga