Beranda Metropolis

Prostitusi di Atas Ketinggian, Didominasi PSK Belia

ilustrasi

BOGOR-RADAR BOGOR,Alam prostitusi Bogor terus berkembang. Mengikuti dinamika ibu kota, kupu kupu malam kini tak lagi berseliweran di daratan. Bisnis syahwat mereka tengah berputar kencang di atas ketinggian.

Pembangunan apartemen tumbuh subur di Kota dan Kabupaten Bogor. Seiring perkembangan, apartemen kini bukan lagi hunian mewah. Karena dengan cicilan yang terjangkau, siapa pun bisa memiliki bangunan yang terdiri dari puluhan lantai tersebut.

Sayang, sebagian penghuni memanfaatkannya untuk transaksi esek-esek. Seperti keberadaan wanita malam yang mengajak pelanggannya ke sebuah apartemen. Salah satunya, ke apartemen yang pertama kali dibangun di Kota Bogor, Apartemen Bogor Valley (ABV) Jalan Sholeh Iskandar.

Wartawan koran ini mendapat akses keberadaan praktik prostitusi dari sebagian penghuni ABV. Mereka sering mengeluhkan bisnis jual beli berahi di bangunan bertingkat 20 lantai tersebut.

Sempat tak percaya, wartawan Radar Bogor pun diajak salah seorang pemilik unit di ABV untuk memancing keberadaan wanita tunasusila, yang menurutnya, sebagian besar masih belia.

“Prostitusi ini yang sering dikeluhkan warga pemilik. Mau bukti? Yuk, kita pancing,” ajak Ferry Kusmawan, pemilik salah satu unit apartemen. Dengan telepon genggamnya, Ferry lantas membuka aplikasi media sosial, Beetalk.

Melalui aplikasi berlogo lebah ini, satu per satu wanita muncul. ”Hi…” Begitu awal obrolan yang dilayangkan Ferry ke akun bernama Alea Putri. Di aplikasi itu, jarak dengan Milea -panggilannya- hanya 100 meter. Baca selengkapnya di Epaper Radar Bogor hari ini (don/d)

Baca Juga