Beranda Berita Utama

Golput Kalahkan Tiga Paslon

BERBAGI
ilustrasi

BOGOR-RADAR BOGOR,Andai saja golput atau orang yang tidak menggunakan hak suara mempunyai calon kepala daerah, tim suksesnya pasti senang. Sebab, di Kota Bogor suara golput mengalahkan tiga pasangan calon wali kota dan wakil wali kota sekaligus.

Berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi suara tingkat Kota Bogor kemarin (5/7), pasangan Bima Arya-Dedie A Rachim unggul dengan perolehan 215.708 suara atau 43,64 persen. Menyusul pasangan Achmad Ru’yat-Zaenul Mutaqin yang memperoleh 153.407 suara atau 31,03 persen.

Pasangan Dadang Danubrata-Sugeng Teguh Santoso harus puas di tempat ketiga dengan raihan 63.335 suara atau 12,81 persen. Sementara di tempat terakhir ada pasangan Edgar Suratman-Sefwelly Ginanjar yang mendapatkan 61.871 suara atau 12,52 persen.

Lalu suara golput mencapai 170.658 atau sekitar 33 persen. Jumlah ini mengalahkan suara pasangan calon (paslon) Ru’yat-Zaenul, Edgar-Sefwelly, dan Dadang-Sugeng.

Divisi Teknis KPU Kota Bogor Samsudin mengatakan, meski angka golput nampak tinggi, tapi tingkat partisipasi masyarakat Kota Bogor dalam Pilwalkot 2018 meningkat signifikan dari Pilwalkot 2013.

“Alhamdulillah meningkat sangat signifikan. Pada 2013 itu 63 persen, sekarang 75 persen,” ujarnya usai rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pilkada Kota Bogor 2018 yang dilakukan KPU Kota Bogor di Hotel Padjadjaran Suites, BNR Bogor, kemarin. Baca selengkapnya di Epaper Radar Bogor hari ini (fik/d)

Baca Juga