Beranda Olahraga All Sport

Generasi Emas ‘Setan Merah’

BERBAGI
Para pemain Belgia tengah berlatih (sport.net)

KAZAN-RADAR BOGOR,Tim nasional Belgia saat ini diisi sederet pemain bintang berpotensi bagus. Ujian sesungguhnya untuk ‘generasi emas’ Belgia itu datang di laga melawan Brasil.

Belgia kini punya pemain-pemain bintang di setiap lini yang merumput di liga-liga top Eropa. Di bawah mistar gawang, misalnya, mereka memiliki Thibaut Courtois.
Lini belakang yang dikomandoi Vincent Kompany juga diperkuat oleh Jan Vertonghen dan Toby Alderweireld. Sement­ara dari tengah sampai depan, Belgia punya Kevin De Bruyne, Eden Hazard, Dries Mertens, sampai Romelu Lukaku.

Namun, sejauh ini generasi emas Belgia belum mampu memenuhi ekspektasi. Dengan komposisi pemain yang kurang lebih sama dengan di Piala Dunia 2018, The Red Devils hanya sampai perempat final di Piala Dunia 2014 dan Piala Eropa 2016.

“Istilah ‘generasi emas’ jelas bukan sesuatu yang dilontarkan para pemain dan bukan sesuatu yang terlalu kami pentingkan,” ujar Kompany seperti dikutip Reuters.
Laga ini juga akan menandai pertarungan tim dengan pertahanan terbaik melawan tim paling subur di Piala Dunia 2018.

Taburan pemain-pemain berbintang di kedua tim bisa jadi menambah garansi pertandingan akan berjalan seru. Plus, Brasil dan Belgia memiliki statistik top di sepanjang turnamen.

Brasil baru sekali kebobolan di Piala Dunia, menyamai torehan Uruguay. Pasu­kan besutan Tite itu juga hanya menjadi sasaran lima tembakan on target dalam empat pertandingan, jumlah paling sedikit di antara tim mana pun.

Sementara itu, Belgia, adalah tim paling tajam di turnamen ini. Dalam empat pertandingan, Eden Hazard cs telah men­ceploskan 12 gol namun patut ditunggu bagaimana ketajaman Belgia di hadapan tim-tim yang selevel.

Pasalnya, delapan gol Belgia dihasilkan dari laga melawan Tunisia (menang 5-2) dan Panama (menang 3-0). Sementara melawan Inggris, Belgia hanya bisa mencetak satu gol dan tiga gol melawan Jepang setelah lebih dahulu kemasukan dua gol.

“Melawan tim seperti Brasil, Anda harus menyerang dan bertahan dengan 11 pemain,” pelatih Belgia Roberto Martinez mengungkapkan sebagaimana dilansir ESPN.(rur/net)

Baca Juga