Beranda Metropolis

Bermain yang Menyehatkan

ARENA BARU: Anak-anak asyik bermain di Trampoline Park yang baru dibuka di Lotus Jasmine, Jalan Raya Cilendek. Di sini juga tersedia area panjat tebing untuk berbagai usia. (Wulan/Radar Bogor)

BOGOR–RADAR BOGOR,Trampolin saat ini digandrungi warga metropolis. Selain bisa bermain, olahraga ketangkasan ini mendatangkan manfaat bagi kesehatan tubuh. Nah, agar bisa berolahraga sekaligus bermain trampolin, kini telah hadir Tram­poline Park di Lotus Jasmine, Jalan Cilendek Raya, Kecamatan Bogor Barat.

Lokasinya berada di area indoor, sehingga anak-anak nyaman bermain. Apalagi, mereka juga didampingi lima kru trainer, yang menjaga dan memberi arahan agar pengunjung tidak cedera.

Owner Trampoline Park, Zulfikar Pudjiadi, mengatakan banyak manfaat yang dapat dirasakan dari trampolin. “Lebih sehat dibanding lari di treadmill. Kalau lari kan memberikan beban berat pada kaki dan tungkai bawah,” ujarnya.

Sementara orang yang melompat di trampolin, kata dia, seluruh daya lompatannya disalurkan merata ke kaki, punggung sampai kepala.

“Jadi, lebih banyak otot tubuh bekerja dan dilatih saat bertrampolin. Seseorang yang melompat memakan energi yang sama besar seperti saat berlari. Namun bedanya dengan beban yang lebih ringan pada tubuh mereka,” ujarnya kepada Radar Bogor, kemarin (5/7).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Ijul ini menyebut, manfaat lainnya yakni meningkatkan keseimbangan dan koordinasi tubuh. Trampolin juga baik bagi kesehatan jantung. Layaknya aerobik, jantung dan paru menyerap lebih banyak oksigen.

Trampolin juga kerap men­jadi sarana olaraga penderita diabetes. Cukup dengan 20-30 menit per hari dalam sembi­lan minggu, papar Zulfikar, hasil­nya terlihat perubahan positif yakni menurunkan kadar glukosa.

“Meloncat-loncat di atas trampolin juga sangat menyenangkan. Sarana efektif penghilang stres dan lebih bahagia,” paparnya. Trampolin bisa dinikmati berbagai kalangan dari anak-anak hingga dewasa.

Bagi anak-anak, melompat di trampolin bisa mempercepat pertumbuhan. Di sisi lain, dapat memperkuat tulang persendian. Namun begitu, permainan ini tetap diatur batas usianya. Anak-anak minimal 4 tahun dan dewasa di bawah 70 tahun.

“Termasuk bagi dewasa yang memiliki penyakit ortopedi atau sakit pinggang, harus sudah ada rekomendasi dari dokter,” jelas Ijul.

Trampoline Park ini baru dibuka sejak 1 Juli. Radar Bogor berkesempatan menjajal wahana ini. Dibekali briefing, peserta diarahkan cara memainkan yang aman. Mulai dari menanggalkan benda yang dipakai seperti gasper, kalung, dan jam tangan.

“Semua yang berbau logam dilepas agar tidak mencederai pemain,” tambah pengelola Muhammad Sani.

Pemain tidak diperbolehkan mengenakan alas kaki, sandal dan sepatu. Namun ada kaus kaki khusus yang di bawahnya dilengkapi karet. Tujuannya, agar tidak licin saat meloncat.

Saat menjajal trampolin, tubuh terasa melayang di udara. Semakin ditekan karetnya, semakin tinggi lompatan. Arena trampolin ini sudah ramai didatangi pengunjung.

Umumnya, orang dewasa datang sore hingga malam hari. Satu arena trampolin mampu menampung 15–20 orang. Bagi yang mengantar anak atau menunggu antrean, jangan khawatir.

Sebab, di sini juga disediakan kafe minuman dan makan sembari menunggu. “Nah, kalau di sini banyak orang tua nunggu anaknya, dan menunggu giliran bermain,” kata Sani.(don/c)

Baca Juga