Beranda Metropolis

2.040 Ibu Sekolah di Tahun Ajaran Baru

Ketua Tim PKK Kota Bogor Yane Andrian (Kanan)

BOGOR–RADAR BOGOR,Kurang lebih sebanyak 2.040 ibu di Kota Bogor dari 68 kecamatan siap kembali sekolah, dengan mengikuti program pemerintah Sekolah Ibu yang dimulai pertengahan Juli nanti.

Ketua Tim PKK Kota Bogor Yane Andrian menyampaikan bahwa sekolah pertama di Indonesia yang akan mendidik ibu-ibu rumah tangga, baik yang muda hingga batas usia 50 tahun, itu mulai minggu depan dijalankan di seluruh kecamatan di Kota Bogor.

“Ketahanan keluarga ini menjadi sesuatu yang mendesak dan penting, tapi tidak semuanya paham, jadi harus pelan-pelan. Dimulai dari Sekolah Ibu ini, yang 16 Juli dijalankan serempak bergerak di masyarakat,” ungkap Yane kepada Radar Bogor.

Yane mengatakan, persiapan pengadaan pengajar dan bahan pelatihan sebenarnya sudah rampung sejak Februari silam. Namun, karena terpotong cuti sebagai istri Wali Kota Bima Arya yang melakukan kampanye selama empat bulan, program tersebut terpaksa ikut ditunda.

Dalam pengajarannya nanti, ribuan ibu peserta Sekolah Ibu akan diberikan materi berupa teori dan praktik sesuai 20 modul yang berkaitan dengan ketahanan keluarga. Seperti materi ketahanan keluarga itu sendiri hingga materi cinta tanah air.

“Semua yang ada dalam 20 modul berisikan materi bagaimana mengembalikan fungsi dan peran keluarga. Seorang ibu harus memiliki ilmu tentang keluarga, jangan sampai tidak paham peran ibu sebagai benteng keluarga dari berbagai macam masalah sosial,” bebernya.

Misalnya, lanjut Yane, masalah tawuran, narkoba, LGBT, dan masalah sosial lainnya. Sehingga, lewat Sekolah Ibu setidaknya dapat menekan angka kasus tersebut hingga kasus perceraian khususnya di Kota Bogor.

“Makanya, salah satu syarat penting pengajar di Sekolah Ibu yaitu memiliki keluarga harmonis, tidak bercerai. Sebagai contoh bagi peserta yang mereka ajarkan,” jelas Yane.(ran/c)

Baca Juga