Beranda Olahraga piala dunia

Nobar tapi Jangan Berisik

BERBAGI
SAPA PENDUKUNG: Pemain Jepang memberikan hormat kepada pendukungnya usai pertandingan.

TOKYO–RADAR BOGOR,Nonton bareng Piala Dunia di kafe atau tempat nongkrong menjadi hal yang sangat biasa gara-gara tempat ini. Ya, sebuaRh kuil Buddha di Shizuoka ikut meramaikan Piala Dunia 2018 dengan menggelar acara nonton bareng (nobar).

Kesuksesan Jepang menjadi satu-satunya wakil Asia yang bermain di babak 16 besar membuat rakyat Negeri Matahari Terbit itu bersuka cita. Tak hanya mereka yang memang menggemari sepak bola. Para biksu di Tokoji Temple, Shizuoka, pun ingin ikut bergembira ria.

Namun, tentu saja rasa sukacita yang mereka lakukan berbeda dengan orang pada umumnya. Meski menggelar acara nobar, pihak biksu di kuil tersebut meminta para penonton untuk bersikap sopan. Para penonton diminta untuk menyaksikan pertandingan dengan tenang dan kalem.

“Kami siap menyambut banyak orang untuk datang dan menikmati acara nobar. Karena banyak orang sangat tertarik dengan gelaran Piala Dunia,” ucap kepala biksu Taiko Ishida seperti dikutip AFP.

Hanya saja, Ishida memberi satu syarat kepada masyarakat yang ingin menonton di kuil tersebut. Penonton diharapkan tenang saat menyaksikan pertandingan.

“Karena ini adalah tempat ibadah dan laga dilangsungkan menjelang pagi hari, kami harap masyarakat akan menonton pertandingan dengan tenang, tanpa membunyikan peluit atau memukul drum. Kecuali ketika terjadi gol.”

Selain layar berukuran besar, kuil ini juga menyediakan fasilitas untuk melakukan meditasi dan berdoa kepada seluruh pengunjung. Plus sejumlah nasi pulen yang siap disantap secara gratis.(jpg)

Komentar Anda

Baca Juga