Beranda Metropolis

Berkenalan dengan Alumni IPB Angkatan Pertama Tanpa Testing (Astaga)

SILATURAHMI : Para alumni IPB angkatan 1976 yang masuk kelompok Astaga. Astaga FOR RADAR BOGOR

Tidak banyak yang mengenal para alumni IPB angkatan 13, yang merupakan angkatan pertama masuk IPB melalui jalur tanpa tes. Baru-baru ini mereka mengadakan kegiatan Halal Bihalal sekaligus launching berbagai produk para alumninya, yang sudah beredar di pasaran.

Laporan: Rany Puspitasari

Institut Pertanian Bogor pertama kali mengadakan jalur masuk IPB tanpa testing yaitu pada tahun 1976, di mana angkatan pertama yang masuk jalur tanpa testing tersebut menyebutkan nama mereka Astaga atau kepanjangan dari Ayo Santai tapi Awas Gagal.

Ketua Astaga, Asep Saepudin menjelaskan bahwa Astaga terbentuk sejak lama, di mana anggotanya terdiri dari ribuan mahasiswa yang saat itu berjumlah 75 persen dari jumlah total mahasiswa IPB tahun itu.

“Jadi kami angkatan pertama di mana pertama kalinya ada jalur masuk tanpa testing, melalui rapor, makanya kami diminta santai, tapi gak boleh gagal ketika kami menimba ilmu di IPB saat itu sebagai percontohan,” bebernya kepada Radar Bogor.

Kali ini, mereka mengadakan halal bihalal yang diikuti oleh 106 alumni yang berasal dari Jawa maupun luar Jawa dengan tujuan mempererat silaturahmi antar alumni. Juga, kata Asep, mereka pun memiliki berbagai program untuk mnegharumkan nama almamater atau IPB.

Dalam kegiatan yang sama pula, mereka melaunching buku kenangan jilid kedua yang berisi biodata para alumni beserta data lengkapnya serta foto-foto dokumentasi mereka sewaktu kuliah.

“Jilid pertama sudah kami launching, tidak kebagian semua, makanya ada jilid kedua,” ungkap Asep.

Sementara yang lain, sejumlah alumni pun melaunching berbagai produk atau hasil karya mereka masing-masing, seperti industri kopi, resto dan makanan, industri rumah tangga, media baru, manufaktor vaksin dan lain sebagainya.

“Sejumlah produk dan program yang kami bahas dalam berbagai pertemuan juga semata-mata tidak hanya untuk kami, tapi juga membahas bagaimana kami bisa terus berkontribusi untuk almamater,” tutup Asep.(*/c)

Baca Juga