Beranda Olahraga piala dunia

Dua Pemain Gagal, Rusia Pulangkan Spanyol Lewat Adu Penalti

BERBAGI
LANJUT 8 BESAR: Pemain Rusia berselebrasi usai singkirkan Spanyol lewat adu penalti (FIFA.com)

LUZHINIKI-RADAR BOGOR,Laga Spanyol kontra Rusia pada babak 16 besar Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki, Minggu (1/7) malam WIB belum ada pemenang hingga waktu normal berakhir. Laga pun berlanjut ke extra time alias perpanjangan waktu 2 x 15 menit.

Pada babak kedua, Spanyol sebenarnya tampil dominan. Mereka menguasai bola. Namun, jumlah serangan mereka minim. Sementara itu, Rusia bermain disiplin. Dengan menumpuk banyak pemain di belakang, Spanyol kesulitan melepaskan tembakan.

Dalam hal ini, Rusia memang menerapkan strategi parkir bus. Mereka hanya menunggu dan saat bisa merebut bola, langsung melakukan serangan balik cepat.

Pergantian pemain sudah dilakukan Spanyol dan begitu juga Rusia. Fernando Hierro memasukkan Andres Iniesta dan Jordi Alba, serta Iago Aspas. Masuknya Iniesta membuat serangan Spanyol lebih hidup. Bahkan, Iniesta hampir saja mencetak gol. Sayang, tendangan kerasnya mampu ditepis Akinfeev.

Hingga laga berakhir, skor 1-1 tak berubah sehingga dilanjut babak perpanjangan waktu.

Spanyol sendiri memimpin 1-0 berkat gol bunuh diri defender gaek Rusia, Sergey Ignashevich. Gol bermula dari tendangan bebas yang dilepaskan Marco Asensio setelah terjadi pelanggaran terhadap Nacho Fernandez. Bola kemudian diambil oleh Asensio lewat tendangan kaki kiri.

Ignashevich mengawal ketat Sergio Ramos. Bola mengarah kepada Ramos. Keduanya sama-sama terjatuh dan bola justru mengenai kaki belakang Ignashevich dan melambung masuk ke gawang sendiri. Akinfeev hanya bisa melongo lantaran tak menyangka bola mengenai kaki Ignashevich.

Begitu peluit tanda pertandingan dimulai dibunyikan, Rusia sebenarnya berinisiatif menekan terlebih dahulu. Lewat kecepatan bek sayap, Rusia mencoba menyerang dengan mengutamakan umpan-umpan diagonal ke pertahanan Spanyol.

Namun, Spanyol yang tetap dengan ciri khas penguasaan bola dan umpan-umpan pendek, mampu memberikan ancaman. Hingga akhirnya terjadi pelanggaran dan menjadi awal terciptanya gol bunuh diri Ignashevich. Dia menjadi pemain tertua dalam sejarah Piala Dunia yang mencetak gol bunuh diri.

Setelah gol itu, Rusia terus menggempur pertahanan Spanyol. Rusia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit 41 lewat penalti Dzyuba. Penalti diberikan wasit Bjorn Kuipers setelah Gerard Pique handball di area terlarang. Itu bermula dari sepak pojok yang disundul Mario Fernandes dan mengenai tangan Pique. Babak pertama pun diakhiri dengan skor 1-1.

Artem Dzyuba yang maju mengambil penalti berhasil menunaikan tugasnya. Tendangannya mengecoh kiper David De Gea dan membuat skor menjadi 1-1 beberapa saat sebelum turun minum.

Di babak tambahan Spanyol mendapat peluang lewat Asenssio. Gelandang Real Madrid itu melepaskan tendangan keras dari depan kotak penalti, namun usahanya masih bisa digagalkan Akinfeev. Rusia juga mendapat kesempatan menyudahi pertandingan dengna kemenenangan setelah Smolov melepaskan tembakan, namun bolanya masih melebar.

Pertandingan akhirnya harus ditentukan lewat adu penalti. Iniesta membuka asa setelah tendangannya berhasil mengecoh kiper Rusia, Akinfeev. Namun, nampaknya dewi fortuna tidak menaungi Sergio Ramos dan kawan-kawan. Spanyol gugur setelah tembakan Koke dan Iago Aspas dimentahkan Akinfeev. Rusia berhasil menang 4-3 dari Spanyol di babak tos-tosan.

Rusia melaju ke babak 8 besar dan Spanyol menyusul Portugal dan Argentina angkat koper dari Piala Dunia 2018.

(ysp/goa/JPG)

Baca Juga