Beranda Metropolis

Jalan Tergenang, Mal Kebanjiran

BERBAGI
BANJIR: Jalan Sholeh Iskandar kembali terendam kemarin (26/6). Selain itu, pusat perbelanjaan Transmart Yasmin juga kebanjiran akibat tersumbatnya sampah di talang air, Minggu (24/6).

BOGOR –RADAR BOGOR,Hujan mengguyur Kota Bogor tanpa ampun beberapa hari belakangan ini. Akibatnya, Jalan Sholeh Iskandar (Sholis) terendam air hingga betis orang dewasa tadi malam (26/6). Buruknya drainase karena sampah yang tersumbat membuat air tumpah ke jalan.

Kemacetan panjang pun sempat terjadi di kawasan yang dilewati jalan layang Bogor Outer Ring Road (BORR) tersebut. Salah seorang warga, Usep (50) mengatakan, pengendara yang melintas terpaksa memperlambat laju kendaraannya.

“Saya melewatinya sekitar pukul 21.00 dan masih terjadi macet panjang dari simpang Cimanggu,” ujarnya.

Pusdalops-PB dan TRC-PB pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Ahmad Maulana mengatakan, intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan banjir di Jalan Sholis. Penyebabnya, pendangkalan drainase yang tersumbat penumpukan sampah. Akses jalan di sekitar perumahan yang berhadapan dengan kawasan Sholis juga padat merayap.

“Saat ini, kami sudah melaporkan kepada pihak terkait untuk menanganinya,” beber dia.

Di tempat lain, curah hujan yang tinggi juga menyebabkan pusat perbelanjaan Transmart Yasmin di Jalan KH Abdullah bin Nuh, kebanjiran Minggu malam (24/6). Genangan air yang masuk hingga pintu masuk menyebabkan pengunjung yang hendak keluar terjebak hingga berjam-jam.

Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB. Tiba-tiba, pengunjung Transmart Yasmin mendadak tak bisa keluar mal. Hujan lebat membuat pengunjung terpaksa menunggu lantaran air masuk ke mal.

Tak lama, petugas kebersihan mal berjibaku membersihkan genangan air depan pintu masuk. Banjir diakibatkan bagian plafon pintu masuk Transmart bocor akibat tersumbatnya talang air.

Seorang pengunjung mal, Mariam, menuturkan, usai berbelanja bersama keluarga, ia berencana pulang ke rumah. Saat turun dari tangga lantai mal, di depan pintu masuk sudah tergenang air. Karena takut terjatuh, akhirnya ia memilih menunggu air surut.

“Mungkin, genangan air tersebut dari Jalan Yasmin,” ujarnya sambil membawa belanjaan.

Hal senada diungkapkan Fitri. Ia menyayangkan mal sebesar ini harus kebanjiran. Yang pasti, air hujan yang masuk ke mal harus cepat ditangani pengelola. Karena jika tidak ditangani bisa membahayakan pengunjung. “Sambil menunggu air dibersihkan petugas mal, saya memilih nunggu depan tangga. Apalagi di luar mal hujannya masih deras,” ungkapnya.

Sementara itu, Corporate Communication General Manager PT Trans Retail Indonesia, Satria Hamid menuturkan, sudah mengecek kejadian tersebut. Pemicunya, kata dia, karena adanya sumbatan sampah di talang air.

“Untuk mengantisipasi bocor susulan, kami telah berkoordinasi dengan pengelola gedung dan lahan agar tidak ditemukan kondisi yang tak dinginkan,” bebernya.

Satria menambahkan, Manajemen Transmart sudah berkoordinasi untuk melakukan pembenahan. Pasalnya, kata dia, Transmart hanya sebagai penyewa bangunan dan lahan.

“Kami hanya penyewa di sana. Namun, akar permasalahannya sudah ditemukan dan diperbaiki,” katanya.(don/c)

Komentar Anda

Baca Juga