Beranda Olahraga

Lini Pertahanan Serbia Kendur, Swiss Berbalik Unggul

SIKUT: Gelandang Swiss, Mario Gavranovic (tengah) terkena sikutan Nemanja Matic (no.21) saat duel udara (Fifa.com)

KALININGARD-RADAR BOGOR,Serbia terlihat lebih inferior ketimbang lawannya, Swiss, pada pertandingan kedua Grup E Piala Dunia 2018 di Kaliningrad Stadium, Sabtu (23/6) dini hari WIB.

Tengok saja dalam hal penguasaan bola yang didominasi Swiss. Namun, malah Serbia yang bisa bikin gol.

Sejak awal laga, Swiss memang tampil dominan. Mereka terus mendominasi dengan permainan satu-dua sentuhan. Namun, upaya Xherdan Sshaqiri dan kawan-kawan untuk menembus barisan belakang Serbia kerap mengalami kebuntuan.

Sementara itu, berrmodal kemenangan 1-0 atas Kosta Rika pada laga perdana, Serbia tampil penuh percaya diri.

Bahkan, pelatih Mladen Krstajic pun tak banyak membongkar susunan pemain. Hanya Adem Ljajic yang digantikan Filip Kostic di lini tengah. Sisanya, dia tetap mempertahankan The Winning Team.

Strategi itu cukup ampuh. Laga baru berumur lima menit, Mitrovic sudah membuka skor untuk keunggulan Serbia 1-0 melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Dusan Tadic.

Padahal, secara penguasaan bola, mereka masih kalah dari Swiss yang mendominasi dengan 54 persen.

Gol itu membuat kubu Swiss tersentak hingga kian meningkatkan tempo serangan. Swiss memang butuh kemenangan untuk menjaga asa lolos ke babak 16 besar. Akan tetapi, penguasaan bola hingga 54 persen tak diimbangi dengan ketajaman lini depan.

Fifa.com

Swiss cuma bisa melepas tiga tembakan berbanding 6 milik Serbia. Sampai jeda, keunggulan Serbia 1-0 pun tak bisa dikejar Swiss. Jika skor bertahan pada babak kedua, misi Swiss untuk lolos menjadi cukup berat.

Serbia mendapatkan tendangan sudut di menit 56. Bola yang dieksekusi oleh Kolarov diumpan kepada Matic, namun sundulan Matic masih gagal.

Swiss kembali kendalikan tempo permainan. Shaqiri nyaris menjadikan Swiss unggul.

Ia berputar melewati dua pemain di sisi kanan, sejurus kemudian dia melepaskan tembakan melintir yang arahnya masih mengenai tiang gawang.

Saat pertandingan diramal akan berakhir dengan skor imbang, Shaqiri tampil sebagai pembeda. Akselerasinya di kotak penalti Serbia pada  menit 90 membuat Swiss berbalik unggul.

(ysp/goa)

Baca Juga