Beranda Metropolis

Semaraknya Takbiran dan Lebaran di Bogor

BERBAGI
SEMARAK: Ratusan peserta Bogor Bertakbir meramaikan malam takbiran Kota Bogor.

Lebaran memang telah usai, namun ada sejumlah kegiatan menyambut hari raya Idul Fitri itu, yang sayang kalau dilewatkan. Seperti kegiatan Bogor Bertakbir yang dihelat pada H-1 Lebaran. Kegiatan yang diketuai oleh Gatut Susanta itu, menyedot ratusan peserta dari berbagai daerah.

Gema suara takbir dan tahmid berku­man­dang di seantero Masjid di Kota Hujan tak terkecuali di Balaikota Bogor, Jalan Juanda, Kelurahan Pabaton, Keca­­matan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Ratusan orang mulai dari anak-anak, remaja, hingga ibu-ibu sudah memenuhi Plaza Balaikota, Kamis (14/6/) sore itu. Termasuk belasan mobil bak terbuka yang dihias dan diisi bedug untuk memeriahkan Kirab Bogor Bertakbir.

Pada Kirab Bogor Bertakbir tahun ini jumlah partisipan melonjak naik dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Pasalnya, tercatat 60 lebih peserta dari berbagai unsur termasuk dari kabupaten Bogor yang ikut konvoi dari Balaikota sampai ke Masjid Raya Bogor di Jalan Pajajaran. “Jadi akan fokus di Masjid Raya tidak akan konvoi kemana-mana lagi,” ujar Plt Wali Kota Bogor Usmar Hariman.

Usmar mengatakan, digelarnya Kirab Bogor Bertakbir ini sebagai wujud kegem­biraan bersama karena telah berhasil menempuh perjuangan berpuasa selama sebulan. Dirinya berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan tertib dan damai. “Kepada masyarakat yang merasa terga­nggu kami memohon maaf tetapi semoga bisa menjadi kegembiraan bersama,” katanya.

Sementara, Ketua Panitia Bogor Bertakbir, Gatut Susanta menuturkan, peserta Bogor Bertakbir adalah siswa sekolah, santri pesantren, DKM, komu­nitas, dan masyarakat umum. Adapun tute kirab Bogor Bertakbir bermula dari Balai Kota Bogor menuju Masjid Raya Kota Bogor.

Mereka tidak hanya bertakbir bersama, tetapi juga berkom­petisi karena pawai dilombakan dalam kategori hadrah, mara­wis, qasidah, dan parade bedug. Peserta hadrah, marawis, dan qasidah berjalan kaki, semen­tara peserta parade bedug menumpang 22 mobil bak terbuka.

Gatut mengatakan, peserta tahun ini meningkat drastis dibandingkan peserta dua tahun dan setahun silam. Bogor Bertakbir diinisiasi pada 2016 sebagai upaya mengoordinir kegiatan malam takbiran di Bogor menjadi lebih teratur. Jika sebelumnya kurang terstruktur dan memicu kemacetan, kini kegiatan disatukan, dilombakan, bahkan dikawal. “Esensinya bisa bersatu, bertakbir bersama, membuat irama indah sehingga tidak ada kesan takbir keliling jadi momok kemacetan di jalan,” tukasnya. (*)

Komentar Anda

Baca Juga