Beranda Olahraga throw in

Dicekal AS, Rafael Marquez Dilarang Minum Air Tim Meksiko

BERBAGI
Kapten Timnas Meksiko Rafael Marquez

RADAR BOGOR-Legenda Meksiko, Rafael Marquez tak bisa tenang melakoni Piala Dunia 2018.

Pemain berusia 39 tahun itu tidak bisa meminum air yang sama dengan rekan satu timnya, bahkan tak akan pernah mendapat penghargaan sebagai pemain terbaik di laga Piala Dunia 2018, meski bermain dengan sempurna.

Itu semua gara-gara Amerika Serikat. Ya, United States Treasury Department, sebut saja Departemen Keuangan AS, telah lama memasukkan nama Marquez dalam daftar hitam kasus pencucian uang dan keterkaitan dengan kartel narkoba.

So, seperti dilansir New York Times, Marquez dilarang minum air dari Powerade (Coca-Cola) yang memasok minuman buat tim Meksiko. Marquez juga harus menghidari logo sponsor tim, karena masih berbau Amerika.

Parahnya, Marquez juga tak akan pernah meraih penghargaan pemain terbaik atau man of the match resmi Piala Dunia 2018, karena sponsor penghargaan itu adalah Budweiser, AS punya.

Marquez kabarnya cukup santai, enjoy menjalani aturan-aturan tak nyaman tersebut. Sebuah laporan menyebutkan, Marquez yang sedang menjalani Piala Dunia kelima dalam kariernya tersebut, bersedia tidak menerima bayaran dari federasi Meksiko, karena dia tidak mau repot dengan urusan bank.

Marquez juga disebutkan selalu berhati-hati dalam kesehariannya, untuk tidak bersentuhan dengan barang-barang produk AS.

Pemain yang bisa bermain sebagai bek dan gelandang itu masuk dalam daftar hitam AS sejak Agustus 2017, namun belum pernah dijatuhi pidana. Marquez juga menyangkal semua tuduhan AS.

FIFA sendiri ikut menyadari situasi Marquez, dan terus menjalin komunikasi dengan asosiasi sepak bola Meksiko. Pihak Meksiko sendiri dalam sebuah pernyataan menyebutkan, menyikapi serius kebijakan Departemen Keuangan AS dan telah menyusun agenda Piala Dunia 2018 untuk tim dam Marquez sebaik mungkin.

Di Piala Dunia 2018, sejumlah produk AS cukup mendominasi, seperti Visa, McDonalds, Coca-Cola serta Budweiser. (adk/jpnn)

Komentar Anda

Baca Juga