Beranda Metropolis

Omzet Penjualan Gawai Menurun

MENURUN: Penjualan gawai selama Lebaran cenderung turun, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

BOGOR-RADAR BOGOR,Usai Lebaran, tak jarang masyarakat yang menghabiskan uangnya untuk berbelanja gawai. Namun, rupanya ada penurunan omzet penjualan gawai dari tahun sebelumnya. Seperti halnya yang terjadi pada beberapa kios handphone di Plaza Jambu Dua.

Taufik (27), yang berjualan di Aisyah Cellular, Plaza Jambu Dua, menyebutkan bahwa omzetnya tahun ini menurun hampir 50 persen. “Iya omzet mulai turun, 40–50 persen ada lah turunnya,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Tahun lalu, rata-rata per bulannya dia bisa mengantongi pendapatan kotor sebesar Rp25 juta. Memasuki 2018 atau sejak awal tahun hingga memasuki Juni, dia hanya mampu mengumpulkan di bawah Rp13 juta. Hanya dalam dua bulan dia mampu meraih di atas angka tersebut.

“Omzet tahun 2014 masih bagus. Tahun 2015 turun dan sama sampai tahun 2018,” terangnya.

Penjual lain, Fran (35) menuturkan, tahun lalu dalam sebulan bisa mengumpulkan omzet hingga Rp50 juta. Namun, memasuki 2018 hingga pertengahan tahun ini, rata-rata per bulan hanya terkumpul Rp20–30 juta.

“Omzet rata-rata sebulan bisa Rp50 juta tahun lalu. Tahun ini paling cuma Rp20–30 juta,” ujarnya.

Dedi (29), yang berjualan di Djunior Phone, mengaku mengalami penurunan omzet cukup drastis. Jika dihitung, penurunannya bisa mencapai 60 persen.

“Turun sekitar 60 persen. Dari Januari, masuk 2018 udah turun. Perbandingan omzetnya 60:40,” tukasnya.(fik/c)

Baca Juga