Beranda Radar Ramadan Jelajah Religi

Ramadan Mubarak di Gedung Putih

BERBAGI
REUTERS
PILIHAN: Daftar menu berbuka puasa yang disiapkan Gedung Putih kepada tamu undangan.

Berbuka puasa setelah menahan nafsu diri sejak fajar hingga berkumandang azan Magrib adalah momen yang dinantikan bagi setiap muslim yang berpuasa di bulan Ramadan.

SETIDAKNYA ada 50 tamu undangan yang hadir dalam acara buka puasa bersama (bukber) ala Donald Trump. Mereka, adalah sejumlah duta besar, seperti Arab Saudi dan Yordania. Sambil mengucapkan Ra­madan Mubarak, Trump me­nyam­but para tamu unda­ngan.

“Untuk Anda semua (unda­ngan) dan untuk Muslim di seluruh dunia, Ramadan Mu­barak,” ucap Trump, seperti di­la­porkan AFP.

Dalam bukber ini, Trump lebih banyak menyampaikan pesan persatuan komunitas muslim di negaranya.

“Hanya dengan bekerja sama, kita bisa mencapai keamanan dan kemak­­muran,” kata Trump seperti dikutip dari Foxnews.com.

Trump pun menyebut, bukber ini sebagai penanda kebersa­maan antara keluarga sebagai pesan perdamaian.

REUTERS
PERDANA: Presiden AS, Donald Trump memberiksan sambutan saat mengadakan buka puasa bersama di Gedung Putih, Rabu (6/6) waktu setempat.

Sementara itu, AFP menulis, sebe­narnya Trump mengun­dang sejumlah komunitas mus­lim di negeri Paman Sam itu. Tetapi, mereka menolak undangan pr­esiden yang kerap kali me­ngeluarkan kebijakan kon­troversial ini.

Bahkan, ada beberapa komu­nitas muslim di AS yang menye­but tidak pernah diun­dang Trump dalam undangan bukber tersebut. Di antaranya orga­nisasi Islam tertua dan terbesar di AS, The Islamic Society of North America.

Direktur lintas agama The Islamic Society of North Ame­rica, Colin Christopher, me­nyebut jika undangan bukber di Gedung Putih tidak ditujukan kepada komunitas muslim, melainkan hanya untuk para diplomat.(*)

Komentar Anda

Baca Juga