Beranda Metropolis

Video Detik-Detik Evakuasi Jasad Warga Tenggelam di Sungai Ciliwung

BERBAGI
Tim penyelam Tagana menyisir Sungai Ciliwung untuk temukan korban tenggelam (Doni/Radar Bogor)

BOGOR-RADAR BOGOR, Seorang warga bernama Riki (23) ditemukan meregang nyawa setelah diselamatkan Tim Tagana BPBD Kota Bogor. Jasadnya kaku setelah empat jam digulung palung (lubang dalam sungai) Sungai Ciliwung, di Jalan Sholeh Iskandar, Kelurahan Kedung Badak, Kota Bogor.

Menurut temannya, Fikriasih (20) Peristiwa tenggalamnya Riki terjadi saat mereka berdua berjalan-jalan di tepi sungai sekitar pukul 12.30WIB.  Siang itu, kata Fikri, Riki bermain air sambil menjulurkan kakinya ke sungai. “Dia dari kemarin memang mau mandi di sungai. Jadi saya siang ke sana,” katannya kepada Radar Bogor.

Fikri dan Riki sendiri berteman sejak lama. Riki yang berdomisili asal Jakarta, baru saja berkunjung ke rumah sanak saudarannya di Ciseeng dan mampir ke rumahnya di Kedung Badak.

“Iya dia nanya ke saya pas sebelum loncat ke sungai. Ini dalam ga? Saya jawab enggak. Terus dia masuk ke sungai saya kira bercanda ternyata dia enggak bisa berenang,” tuturnya.

Baca juga: Tak Bisa Berenang, Warga Jakarta Tewas Tenggelam di Sungai Ciliwung

Fikri memutuskan untuk berusaha menyelamatkan temannya itu. Namun sayang derasnnya arus di dalam sungai membuat Riki tak timbul ke pemukaan. “Saya lari minta tolong ke warga,” ucapanya.

Puluhan tim Tagana, Polisi dan TNI terjun ke lokasi untuk menyisir keberadaan Riki. Tim penyelam Tagana akhirnya menemukan jasadnya di kedalaman dua meter.

Kapolsek Tanah Sareal Kompol Muhammad Suprayogi mengatakan berdasarkan kesaksian rekan korban, Riki sengaja bersantai menghilangkan lelah saat berpuasa. Korban masuk ke sungai untuk mandi, namun karena tida bisa berenang akhirnya terbawa arus.

“Rekan korban berusaha menolong namun terlepas san akhirnya korban tengelam. Kemudian minta tolong ke warga,” katannya.

Saat ini Kepolisian tengah berkodinasi dengan keluarga korban. Jasad korban renannya akan dipulangkan di kediamannya di Jakarta Pusat.

“Keluargannya sudah menjemput. Kami sudah memeriksa saksi di lokasi da  karena ini murni bencana musibah jasad tidak kami visum,” terang Yogi.

(don/ysp)

Komentar Anda

Baca Juga