Beranda Berita Utama

TOL BORR Seksi IIB Resmi Dibuka

BERBAGI

BOGOR-RADAR BOGOR,Alhamdulillah, Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi IIB telah rampung dikerjakan. Melalui perjuangan panjang selama 440 hari, PT Marga Sarana Jabar (MSJ), kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, telah menyelesaikan pembangunan tol antara Kedung Badak dan Simpang Yasmin sepanjang 2,65 kilometer.

Setelah melalui proses pengerjaan yang ekstrateliti selama 440 hari, ruas tol Bogor Outer Ring Road (BORR) seksi IIB hari ini (7/6) resmi dibuka. Jalan tol sepanjang 2,65 kilometer itu diharapkan menjadi pemecah kemacetan bilangan Kedung Halang-Sholeh Iskandar.

Proyek elevated road atau jalan layang ini selesai setelah masa pengerjaan diper­cepat 70 hari dari rencana awal. Meski be­gitu, si empunya proyek yakni PT Marga Sarana Jabar (MSJ) mewajibkan kon­traktor pelaksana, PT Wijaya Karya (WIKA), tetap memperketat prosedur dan mem­pertahankan kualitas kerja. Meski hal itu ­harus dibayar dengan merogoh kocek tambahan.

“Alhamdulillah, hasilnya, kami pun lolos audit dan uji beban oleh konsultan internasional dan profesional,” ujar Direktur Utama PT MSJ Hendro Atmodjo kepada Radar Bogor.

Bukan hanya itu, kata Hendro, selama masa pengerjaannya, tol BORR seksi IIB juga zero accident. Seluruh proses pengerjaan dilakukan dengan sangat memperhatikan segi keamanan dan keselamatan pekerja, pengendara yang melintas di jalur KH Sholeh Iskandar, warga sekitar, hingga lingkungan dan alam di sekitar proyek pembangunan.

“Seperti pohon-pohon di jalan baru Sholeh Iskandar, tidak kita tebang, tapi bekerja sama dengan berbagai pihak seperti komunitas Bogor Sahabats dan Pemkot Bogor, kami pindahkan pohon-pohon yang ada,” ujarnya.

Pun sebelum resmi dibuka, Hendro memastikan, Tol BORR seksi IIB telah memiliki sertifikat laik fungsi dengan kriteria seperti pemasangan rambu-rambu hingga penerangan jalan.

“Sudah dilakukan uji beban juga oleh Komite Keselamatan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Dua hari ruas jalan ini diuji dengan beban 15 truk berisi pasir batu. Berat rata-rata 30 ton per truk sehingga totalnya 400 ton,” ungkapnya.

Sebagai apresiasi, selama sepekan ke depan (7-19 Juni) ruas BORR seksi IIB masih digratiskan. Namun setelah berbayar, ruas tol Sentul-Yasmin akan dibanderol Rp10 ribu (mulai 20 Juni).

“Sebelumnya dari Sentul hingga Kedung Badak kan Rp6 ribu. Nah, rutenya ditambah sampai Simpang Yamin, tarif nambah jadi Rp10 ribu,” jelasnya.

Di bagian lain, Hendro menegaskan bahwa kehadiran tol BORR bukan semata bisnis. Ia berharap jalan layang menjadi bagian dan kebanggaan masyarakat Bogor.

Pasalnya, tol BORR telah membantu mengurai kemacetan parah yang selama ini terjadi di jalur nasional perlintasan Kota dan Kabupaten Bogor hingga Banten dan Tangerang tersebut. BORR juga turut membangkitkan gairah dunia bisnis dan investasi Kota Hujan.

“Karena itu, peresmian jalur ini juga dida­hului rangkaian kegiatan seperti lari ma­rathon 10K. Agar masyarakat turut merasa me­miliki infrastruktur ini, dan ikut menjaga seba­gai kebanggaan warga Bogor bersama,” ucapnya.(ric)

Komentar Anda

Baca Juga