Beranda Politik

Rindu-RZ Dapat Dukungan Ulama

HANGAT: Calon wakil wali kota Bogor Zaenul Mutaqin (ZM) bersama calon gubernur Jabar Ridwan Kamil bersilaturahmi ke kediaman KH Tubagus Kholidi di Pondok Pesantren Ar-Rahmah, Selasa (5/6).

BOGOR-RADAR BOGOR,Memiliki kesamaan latar belakang membuat calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil (RK)-Uu Ruzhanul Ulum, dan calon wali kota dan wakil wali kota Bogor, Achmad Ru’yat-Zaenul Mutaqin (ZM) menda­patkan dukungan dari para alim ulama dan kiai, Selasa (5/6).

Dukungan tersebut dilakukan saat melakukan silaturahmi ke kediaman KH Tubagus Kholidi di Pondok Pesantren Ar-Rahmah, Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan. RK dan ZM datang untuk meminta doa dan restu dalam pertarungan pilkada serentak baik di Pilgub Jabar maupun Pilwalkot Bogor.

Ridwan Kamil sendiri meru­pakan cucu dari KH Muhyiddin, seorang kiai kesohor dari Garut dan pendiri Pondok Pesantren Pagelaran serta panglima Hisbullah pada zamannya.

”Karena di dalam keputusan saya ada kakek saya yang darahnya mengalir di dalam saya, membuat saya bersemangat merebut kekuasaan ini semata-mata ingin mencari rida Allah,” ucap Ridwan Kamil dalam silaturahminya. Begitu juga Ruzhanul Ulum yang merupakan cucu KH Choer Affandi.

Sementara itu, calon wakil wali kota Bogor Zaenul Mutaqin bersyukur bisa bersilaturahmi bersama sahabatnya, Ridwan Kamil yang memiliki latar belakang yang sama. ”Alham­dulillah kami bisa datang bersa­ma-sama calon gubernur Jabar dan tentu saja tadi disampaikan bahwa kebetulan nomor urut kami sama, yaitu nomor 1, jadi tidak sulit menyosialisasikan kepada warga,” jelasnya.

Ia berharap para ulama, kiai dan ajengan di Kota Bogor dapat mendoakan, mendukung serta mengajak para santri dan jemaa­hnya untuk memilih nomor 1 saat pencoblosan.

”Mudah-mu­da­han ini bisa menjadi satu gera­kan untuk memajukan pon­dok pesantren yang ada di Jabar dan Kota Bogor,” tegasnya.

Terpisah, KH Tubagus Kholi­di menyambut baik silaturahmi tersebut dan mengapresiasi perhatian para calon terhadap pondok pesanten maupun kemajuan pendidikan agama Islam.

”Semoga langkah dan per­jua­ngan untuk RK yang maju di Jabar dan ZM yang maju di Kota Bogor mendapat rida Allah swt. Jabatan adalah amanah, maka semuanya sudah ditakdir­kan Allah SWT, tinggal berusaha dan berikhtiar untuk meraihnya,” pungkasnya. (gal/c)

Baca Juga