Beranda Nasional

HA IPB Pulangkan 153 Mahasiswa

BERBAGI
MUDIK GRATIS: Para mahasiswa IPB menaiki bus yang akan membawa mereka mudik ke kampung halaman dan diantar langsung oleh Himpunan Alumni IPB di kampus IPB Baranangsiang, kemarin (6/6).

BOGOR–RADAR BOGOR,Bangun ikatan antarmahasiswa dengan kampung halamannya, Himpunan Alumni (HA) Institut Pertanian Bogor (IPB) pulangkan 153 mahasiswa IPB ke kampung halaman mereka, kemarin (6/6). Program mudik gratis ini, untuk tujuan akhir Yogyakarta, Kediri, dan Lampung.

Sebanyak tiga bus digunakan untuk mengangkut ratusan mahasiswa IPB tersebut. Sebelum berangkat, para mahasiswa yang lolos seleksi dan mendapatkan kesempatan pulang kampung gratis diberikan pengarahan oleh jajaran DPP HA IPB di Lapangan IPB Baranangsiang.

Ketua Umum DPP HA IPB Fathan Kamil mengatakan, program pertama HA IPB ini adalah wujud kepedulian para alumni untuk para mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi dan tidak bisa pulang kampung.

“Kami mengerti sekali, IPB itu memiliki mahasiswa dari berbagai daerah, pelosok, dan tidak banyak dari mereka yang bisa pulang kampung tiap tahun. Ada yang pulang kampung dua tahun atau malah menunggu keluarga mereka datang ke Bogor saat wisuda,” bebernya kepada Radar Bogor.

Ini kemudian menjadi keprihatinan HA IPB sehingga bergerak menggalang dana untuk bisa menjadikan program ini terlaksana dan sukses. Fathan mengatakan, program ini didukung oleh donasi alumni dan donatur lainnya senilai Rp300.007 untuk setiap paket atau jika dua paket menjadi Rp600.007.

Adapun, kontribusi alumni itu dikirimkan melalui Bank Syariah Mandiri dengan nomor rek 7070-731-341 atas nama Himpunan Alumni IPB, dengan kode transfer antarbank 451. “Selain itu, kami juga ingin para mahasiswa yang mendapatkan kesempatan pulang kampung memiliki bonding lebih kuat dan terjaga,” tambah Fathan.

Hal ini mengingat kondisi para alumni IPB yang lebih banyak mencari pekerjaan di Bogor, Jakarta dan sekitarnya. Bukan pulang kampung dan membangun perekonomian di kampung halaman masing-masing. “Ini yang sebenarnya kami sasar. Bagaimana hubungan intim mereka dengan kampung halaman terus terjaga,” tegasnya.

“Kami harap itu yang menjadi goals program ini. Jadi, ketika lulus mereka bisa bangun perekonomian di kampung masing-masing,” tambah Fathan.

Sementara itu, lanjutnya, dalam perjalanan mudik, mahasiswa sudah ditentukan titik-titik pemberhentian dan bisa mengatur sesuai dengan rute yang sudah ditentukan. Ia berharap, perjalanan mereka lancar tanpa ada hambatan apa pun.(ran/c)

Komentar Anda

Baca Juga