Beranda Politik

Ribuan Surat Suara Rusak

ilustrasi surat suara

CIBINONG-RADAR BOGOR,Kurang dari satu bulan ini, warga Bogor yang telah cukup umur akan melakukan pencoblosan. Per­siapan demi persiapan terus dila­kukan meski mengalami kendala, salah satunya surat suara rusak.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabu­paten Bogor sudah menetapkan 6.017 surat suara untuk pemilihan bupati dan wakil bupati Bogor serta gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat tak dapat digunakan lantaran rusak.

Ketua KPU Kabupaten Bogor Haryanto Surbakti mengatakan, sete­lah melakukan pelipatan surat suara sela­ma 12 hari dengan jumlah 3.380.951, didapat 6 ribu surat suara rusak.

Menurutnya, surat suara yang rusak itu akan dibuatkan berita acara untuk segera dikembalikan kepada pabrik pembuatnya sebagai bukti.
Pemusnahannya pun akan dilakukan di sana dengan dibuatkan berita acara. ”Surat suara yang rusak di pilbup ada 4.916 lembar, sedangkan untuk pilgub yang rusak
1.101 lembar,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Pelipatan sendiri, lanjutnya, selesai pada Rabu (30/5). Jumlah surat suara sesuai DPT Kabupaten Bogor yakni 3.294.825 ditambah 2,5 persen. Sehingga menjadi 3.380.951 surat suara. ”KPU segera berkirim surat ke percetakan untuk meminta peng­gantian yang rusak,” tuturnya.

Sebelumnya, Haryanto memaparkan, untuk surat suara yang dikategorikan rusak antara lain surat suara yang sobek, gambar buram atau tidak jelas, warna berbeda dengan yang asli, dan kusut. Pelipatan yang ditargetkan selesai pada Jumat (1/6) rupanya berjalan lebih cepat yakni menjadi Rabu (30/5).

Sementara itu, Ketua KPU Kota Bogor Undang Suryatna mengung­kapkan, saat ini KPU Kota Bogor baru saja melakukan pelipatan surat suara untuk Pilgub Jabar.
Sebanyak 100 orang dilibatkan untuk melipat 692.032 surat suara dengan target tiga hari kerja.

”Jumlahnya sama dengan DPT ditambah 2,5 persen, karena DPT Kota Bogor ada 674.320 jiwa,” tuturnya.

Sampai saat ini dirinya belum mengetahui apakah sudah ada surat suara yang mengalami kerusakan atau belum. Sebab biasanya akumulasi itu dilakukan setelah proses pelipatan selesai. ”Yang jelas kami berharap H-3 surat suara sudah siap kirim,” pungkasnya.(gal/c)

Baca Juga