Beranda Olahraga All Sport

Kota Saransk Bersejarah

BERBAGI
ILUSTRASI.

RADAR BOGOR, Secara demografis, etnis Mordovia berbeda dari etnis Rusia. Penduduk asli Mordovia berasal dari suku Moksha dan Erzya. Dua suku ini memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap tradisi dan budaya Mordovia, termasuk di Kota Saransk. Meski Bahasa Rusia masih menjadi bahasa resmi, tapi dalam kehidupan sehari-hari, bahasa Moksha dan Erzya masih dipakai oleh penduduk lokal.

Saransk sendiri dibangun pada 1641 sebagai benteng pertahanan Kerajaan Rusia di bagian tenggara. Kota ini menjadi pusat pertahanan militer hingga abad ke-18, saat wilayah Kerajaan Rusia seĀ­makin berkembang luas. Saransk sendiri baru dipilih sebagai ibu kota Mordovia pada 1920-an oleh pemeĀ­rintahan Soviet.

Seperti kebanyakan kota di Rusia, Saransk juga memiliki banyak gedung teater dan pertunjukan balet. Ada beberapa museum, dari museum militer hingga museum seni kontemporer yang memamerkan replika monumen dan patung terkenal dari seluruh dunia.

Landmark paling ikonik dari kota ini adalah taman kota dengan air mancur tertinggi di Rusia. Alun-alun Millennium yang dibuka pada 2012 memiliki air mancur bernama Bintang Mordovia yang meluncurkan air hingga ketinggian 45 meter. Yang membuatnya spektakuler, air mancur ini juga dilengkapi dengan permainan lampu LED dengan teknologi tinggi.

Makanan khas dari Kota Saransk adalah tsebar shurba alias sup ikan yang kental. Saransk memang berada di sisi sungai Insar yang menghasilkan banyak ikan lezat, termasuk sturgeon. Ada juga Ofton Madyat atau telapak kaki beruang. Itu cuma nama karena makanan ini tidak dibuat dari daging beruang, melainkan dari daging dan hati sapi atau babi.

Ada pula jajanan Grudi Molodushki yang secara harfiah berarti Dada Pengantin Wanita. Ini adalah kue manis yang dulunya dibuat saat ada pesta pernikahan. Minuman khas di Saransk adalah Poza yang dibuat dari bit dan ragi. Minuman ini tidak beralkohol dan hanya bisa dibuat secara tradisional.(rur/net)

Komentar Anda

Baca Juga