Beranda Olahraga Kickers

Tak Kesulitan Berpuasa

Sakho memulai karier sepak bolanya pada usia enam tahun bermain untuk junior klub kota kelahiran Paris FC . Pada 2002, dia dipikat ke klub profesional Paris Saint-Germain.

Sakho awalnya adalah seorang striker, tetapi karena tim muda Paris Saint-Germain memiliki lebih sedikit pemain bertahan daripada striker, ia pindah ke peran yang lebih defensif.

Sakho berjuang untuk beradaptasi selama tahun pertamanya di Camp des Loges, markas akademi muda klub, sering menolak menerima pesanan yang diberikan pelatih, seperti kapan harus pergi tidur.

Pada satu titik, dia diancam dengan peng­usiran dari klub karena perilaku buruk­nya yang konstan. Mengikuti bimbingan dari orang tuanya dan, khususnya, di bawah 13 pelatih Paris Saint-Germain Christian Mas, Sakho mengendalikan perilaku buruk­nya dan mulai fokus pada pelajaran dan sepak bola.

Ketika Sakho berusia 14 tahun, ayahnya tiba-tiba meninggal. Rasa sakit yang ditim­bulkan menyebabkan Sakho mempertim­bangkan untuk meninggalkan sepak bola, tetapi dia kemudian menggambarkan bahwa ide itu “tidak berguna” dan kembali ke klub setelah berkabung .

Sakho dengan cepat menjadi salah satu klub yang paling dicari setelah prospek memenangkan banyak penghargaan MVP selama waktunya di akademi muda. Pada bulan April 2005, ia menjadi ba­gian dari tim wilayah -le-de-France ya­ng meme­nangkan Cou­pale Nationale 2004/05.

Pada ta­hun yang sama, dia adalah bagian dari tim Paris Saint-Germain di ba­wah 18 tahun yang meme­nang­kan gelar juara Cham­pionnat Nati­onal des-18-ans , meskipun tiga tahun lebih muda dari banyak rekan setimnya.

Saat Sakho berlaga bersama Prancis di Piala Dunia Brasil 2014, ia sedang berpuasa. Sebab, Ramadan berbarengan dengan event sepakbola empat tahunan itu.

Tak ingin kecolongan, tim kesehatan dan kebugaran Timnas Prancis juga sudah memperhitungkan hal itu, sehingga mereka sudah mempersiapkan program.

”Pada prinsipnya kami memper­bolehkan mereka berpuasa di hari latihan, karena me­re­ka adalah atlet profesional,” kata Eric Bedouet, yang menjadi pelatih kebugaran Les Bleus, seperti dilansir L’equipe.(rur/net)

Baca Juga