Beranda Berita Utama

Terkait Polemik Pemberitaannya dengan Media, Ini Instruksi Megawati untuk Seluruh Kader PDIP

Ketua Umum PDI-P dan juga mantan presiden Indonesia, Megawati Soekarno Putri (Jawapos)

JAKARTA – RADAR BOGOR, Menyikapi polemik yang berkembang terkait pemberitaan dirinya sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang berujung pengerudukan ke kantor Harian Pagi Radar Bogor, Rabu (30/5/2018) lalu, Megawati Soekarnoputri memerintahkan seluruh kadernya agar tak reaksional. “Tenang saja,” kata Ketum PDI itu.

Instruksi itu disampaikan Megawati melalui surat terbuka yang dikeluarkan Kepala Pusat Analisa dan Pengendali Situasi Partai, Prananda Prabowo tertanggal 2 Juni 2018.

Dalam surat terbuka itu Megawati mengeluarkan 3 maklumat untuk dipatuhi seluruh kader PDIP di seluruh Indonesia.

Pertama, meminta kader partai PDIP di seluruh Tanah Air agar tidak reaksional terkait pemberitaan soal dirinya sebagai Ketua Dewan Pengarah BPIP.

Kedua, kader PDIP harus menjadi bagian dari masyarakat yang mendukung terwujudnya media massa sebagai salah satu pilar demokrasi Pancasila. Karena itu hubungan baik dan silaturahmi dengan media massa harus dikedepankan.

Jika ada pemberitaan yang dianggap kurang tepat, maka kewajiban bagi seluruh kader adalah menyampaikan kepada media argumentasi yang berbasis pada data dan fakta, melalui cara yang telah diatur dalam UU yang berlaku.

Ketiga, seluruh kader harus memegang teguh ajaran Bung Karno, tentang Pancasila 1 Juni 1945. Yaitu selalu memilih jalan musyawarah untuk mufakat dalam setiap penyelesaian persoalan.

“Jadilah banteng penjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” begitu kalimat penutup surat terbuka itu. (rp1)

Baca Juga