Beranda Metropolis

Jadi Biang Kemacetan Baru

MACET: Dibukanya pusat perbelanjaan Transmart Carrefour Yasmin, Kamis (31/5), berdampak pada kemacetan di Jalan KH Abdullah Bin Nuh.

BOGOR–RADAR BOGOR,Sehari diresmikan, dampak lalu lintas dari Transmart Carrefour Yasmin di tepian Jalan KH Abdullah Bin Nuh langsung terasa. Kemacetan kerap terjadi mulai di depan Transmart hingga Giant Yasmin.

Arus dari arah Sholeh Iskandar (Sholis) menuju Semplak pun terganggu lantaran banyak kendaraan putar balik di U-Turn depan Pengadilan Agama (PA) Bogor.

Kondisi tersebut kini dikeluhkan sejumlah pengendara. Driver ojek online, Reynaldi Andrian (24) mengaku kesal jika harus menerima order ke arah KH Abdullah Bin Nuh.

Memang, munculnya pusat perbelanjaan baru menjadi peluang bagi dirinya, tapi runyamnya lalu lintas membuatnya enggan beroperasi di wilayah tersebut. “Rame sih rame, cuma kalau macet bisa abis waktu. Lebih enak di stasiun sekalian,” ungkapnya kepada Radar Bogor, kemarin (1/6).

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Rakhmawati menjelaskan, meski lalu lintasnya terlihat semrawut, namun bangunan yang di-launching pada Kamis (31/5) Mei itu sudah mengantongi analisis dampak lalu lintas (Andalalin). “Sudah, dan Andalalinnya dikeluarkan oleh Kementerian Perhu­bungan,” ujarnya.

Rakhma ingin melakukan pemantauan terlebih dahulu beberapa hari ke depan. Sebab, menurutnya, setiap pusat perbelanjaan yang baru dibuka, akan ramai pengunjungnya. Jika memang kemacetannya terjadi berkepanjangan, maka akan dibahas dalam forum lalin tingkat kota.

“Kita akan bahas di forum lalin tingkat Kota Bogor untuk cari penanganannya,” kata Rakhma.

Sementara itu, Presiden Direktur Transmart Ritel Shafie Samsuddin mengatakan, apa pun kondisinya, Transmart tetap berkontribusi untuk masyarakat. Pihaknya turut membantu meningkatkan perekonomian masyarakat dengan memberikan akses pasar kepada 77 pelaku industri kecil menengah (IKM) Kota Bogor. Produk-produk IKM tersebut dapat dijumpai di area display barang jualan.

“Kami membawa semangat positif ekonomi ritel yang sekarang sedang lesu, sekaligus memberikan kesempatan bagi semua. Semoga kami bisa memberikan manfaat yang lebih banyak dan menjadi pilihan destinasi belanja warga Kota Bogor,” ujarnya.

Terpisah, Plt Wali Kota Bogor Usmar Hariman mengatakan, meski Transmart Carrefour sudah diresmikan, sejumlah kasus hukumnya terus berlanjut. Menurutnya, Satpol PP Kota Bogor akan menggarap kasus penebangan pohon tanpa izin di depan bangunan Transmart hingga tuntas.

“Sidang kasus pohon minggu depan, karena plotting waktu jasa dan hakimnya baru bisa minggu depan,” kata Usmar. (fik/c)

Baca Juga