Beranda Lifestyle

Batik Yang Makin Eksis

BERBAGI
BERAGAM: Baju batik kini hadir dengan beragam model dan corak yang atraktif.

Batik merupakan salah satu ciri khas Indonesia. Dengan memakai batik, menjadikan kita semakin mencintai produk lokal. Jika dulu, baju batik diidentikan dengan pakaian orang tua, kini batik hadir dengan beragam model dan corak yang lebih muda.

Tak jarang jika sekarang banyak masyarakat, baik tua maupun muda menggunakan baju batik. Bahkan sebagian orang merasa bangga menggu­nakannya. Sekarang pun baju batik kian diperhitungkan dan banyak diburu untuk acara-acara penting pada umum­nya.

Memasuki hari raya, permintaan batik pun semakin meningkat. Banyak masyarakat yang ingin tampil gaya dengan batik. Dengan model yang banyak dan kekinian, batik mampu mencuri perhatian.

Seperti halnya yang terjadi di toko batik Dewi Kusuma in Solo atau akrab dengan sebutan DKI yang berada di Pasar Anyar, Bogor. Toko yang sudah 19 tahun dibangun oleh E. Endang Kristyowati ini setidaknya sudah memiliki lima cabang di pasar tersebut.

Selaku pegawai toko batik DKI ini, Putri mengungkapkan bahwa yang sedang tren saat ini dan banyak diburu adalah model cave dan kardigan batik. Namun batik gamis, pasangan dan seragam keluarga pun masih diminati.

”Menjelang hari raya pengunjung makin ramai banget, karena cari baju untuk Lebaran,” beber Putri dengan semangat saat ditemui Radar Bogor, belum lama ini. Bukan hanya Ramadan, toko ini pun selalu ramai di hari biasa juga weekend.

Sambung Putri, setiap tahun pengunjung selalu meningkat, karena batik semakin dicintai masyarakat. Batik juga sangat cocok dipakai menyambut hari raya, baik batik perorangan atau seragaman.

Karena batik DKI ini terbagi menjadi dua kategori, yakni butik dan grosir. Toko batik DKI ini pun akan tetap buka di malam takbir nanti, juga yang menariknya mengadakan obral besar untuk batiknya.

Kisaran harga yang ditawarkan beragam, sesuai dengan model. Untuk model cave dibanderol Rp200 ribu, untuk kardigan batik Rp100 ribu. Harga yang diberikan masih bisa ditawar, karena jika di pasar terkenal dengan tawar-menawarnya. Harapan Putri agar tokonya semakin lancar dan maju. ”Omzet juga terus meningkat,” tutupnya.(cr4/c)

Cara Merawat Batik Agar Awet

Gunakan Sabun Khusus
Untuk mencuci kain batik sebaiknya gunakan sabun cuci khusus. Sabun jenis ini banyak dijual di pasaran. Jika memang tidak memungkinkan membeli sabun khususnya, kamu dapat menggunakan sampo. Sebelumnya, larutkan sampo dalam air lalu pergunakan untuk mencuci kain batik.

Hindari Mencuci Batik dengan Mesin
Sebaiknya hindari mencuci batik dengan mesin cuci. Usahakan untuk mencuci batik dengan tangan. Pencucian dengan mesin akan membuat warna batik cepat pudar dan kain mudah melar.

Hindari Menjemur Langsung di Bawah Matahari
Saat akan menjemur batik hindari memerasnya. Dan jangan menjemur batik di bawah sinar matahari secara langsung. Jemur di tempat yang lebih teduh atau kamu dapat mengangin-anginkan batik hingga kering. Saat kamu akan menjemurnya, tarik bagian tepi batik secara perlahan agar serat yang terlipat kembali ke posisi semula.

Hindari Menggunakan Wewangian
Jika kamu terpaksa menggunakan wewangian, hindari menyemprotkan secara langsung pada kain batik. Lapisi dengan kertas koran. Hal ini berlaku untuk kain batik terutama yang berbahan sutera.(net)

Komentar Anda

Baca Juga