Beranda Berita Utama

Penyelidikan Kasus e-KTP Tercecer di Bogor Rampung, Begini Hasilnya

BERBAGI
Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky Pastika bersama jajaran Ditjen Dukcapil Kemendagri saat menggelar ekspose hasil penyelidikan kasus tercecernya kepingan e-KTP di Kemang Bogor.

BOGOR-RADAR BOGOR, Penyelidikan terhadap kasus tercecernya kepingan e-KTP di Jalan Raya Kemang Kabupaten Bogor, Sabtu (26/5/2018), oleh jajaran Polres Bogor akhirnya rampung.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi – saksi sebanyak 17 orang termasuk Staf Ditjen Dukcapil Kemendagri dan supir kendaraan, kemudian hasil olah TKP serta pemeriksaan terhadap objek KTP yang tercecer dan pengecekan CCTV hasil penyelidikan, kasus tersebut berawal saat dilaksanakan kegiatan pemindahan barang – barang inventaris Ditjen Dukcapil Kemendagri termasuk KTP yang rusak. Pemindahan barang tersebut dilengkapi juga dengan dokumen surat jalan dan resmi.

Adapun barang barang yang dipindahkan antara lain, inventaris seperti meja kursi lemari dan barang tidak terpakai lainnya yang secara berkala dilakukan. Diantara barang yang tidak terpakai tersebut adalah KTP yang sudah tidak dapat digunakan, diantaranya karena rusak, pencetakan tidak sempurna, material KTP yang rusak, kesalahan input data, chip tidak terbaca dan lainnya.

Barang bukti kepingan e-KTP yang tercecer di Jalan Raya Kemang, Bogor, Sabtu (26/5/2018).

 

Sedangkan pelaksanaan pemindahan barang berasal dari Kantor Disdukcapil di daerah Pasar Minggu ke gudang Kemendagri di Semplak Kabupaten Bogor. Proses perpindahan barang dilaksanakan menggunakan jasa ekspedisi pengangkut barang yang start pukul 10:15 WIB.

Ribuan e-KTP Tercecer di Bogor, Mendagri Sebut Ada Upaya Sabotase

“Nah, pada saat melintasi daerah perempatan Salabenda Kemang Kabupaten Bogor, barang pindahan berupa KTP yang rusak itu terjatuh secara tidak sengaja sebanyak dua kardus karena penempatannya pada bak truck yang tidak tepat,” kata Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky Pastika dalam rilisnya yang diterima redaksi.

Salah satu contoh kepingan e-KTP yang tercecer di Kemang Bogor. Seluruh KTP tersebut memang dalam kondisi rusak.

Pada saat KTP yang tidak terpakai itu jatuh, supir kemudian turun dan dibantu dengan warga sekitar mengumpulkan KTP tersebut untuk kemudian dimuat kembali ke dalam truk. Pada saat mengumpulkan KTP itulah salah seorang pengguna jalan kemudian mendokumentasikan kejadian tersebut dan meviralkannya.

Ini Beberapa Kejanggalan Kasus Ribuan e-KTP Tercecer di Bogor

Selanjutnya mobil ekspedisi melanjutkan perjalanan sekitar pukul 13:05 WIB dan sampai di gudang Kemendagri di daerah Semplak Kemang pukul 13:30 WIB untuk kemudian diturunkan ke gudang secara lengkap.

KTP yang tidak dapat dipergunakan itu dikumpulkan dari  berbagai daerah untuk mendapat penggantian bahan material yang baru. Salah satunya KTP dari Sumatra Selatan  yang terdapat kesalahan input data tanggal lahir.

e-KTP Tercecer di Bogor, Kemendagri : Itu Rusak atau Invalid

Untuk pemusnahan KTP tersebut belum dapat dilaksanakan karena termasuk dokumen atau barang spesifik yang pemusnahannya harus dilindungi aturan, sementara SOP-nya belum ada.

“Bahwa berdasarkan hasil penyelidikan terkait kasus tercecernya kepingan e-KTP tersebut, tidak terdapat perbuatan melawan hukum atas kejadian itu,” tutup Kapolres. (ysp) 

Komentar Anda

Baca Juga