Beranda Radar Ramadan Jelajah Religi

Entang Suana, Kepala Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Waktu Terasa Cepat

BERBAGI
TETAP SEMANGAT: Entang Suana saat meninjau lokasi proyek betonisasi jalan lingkungan di Desa Kemang.

Berpuasa bukan alasan bagi Entang Suana menurun­­kan grid pekerjaannya sebagai kepala Desa Kemang, Kecamatan Kemang. Sebaliknya, tensi pekerjaannya makin tinggi.

BANYAK program pemba­ngu­­nan infrastruktur desa yang justru dimulai pembangunannya saat awal Ramadan. Misalnya saja, betonisasi jalan raya dan Jembatan Cukangbatu di Kampung Kemang Parakan Salak.

“Dua proyek ini menggunakan dana desa yang baru cair kemarin. Dan kami realisasikan pembangunannya pas awal-awal Ramadan. Semua berjalan baik-baik saja. Warga pun antusias bekerja dengan padat karya,” katanya kepada Radar Bogor.

Menurutnya, berpuasa tidak serta merta membuat program desa terhambat. Ia menggambarkan, seorang pemimpin yang aktif maka ia tidak akan menyadari betapa cepat waktu berjalan.

“Saya beraktivitas dari pagi. Pelayanan sana-sini, kemudian kontrol berbagai pembangunan desa, diskusi dengan warga, eh tahu-tahu sudah masuk waktu magrib. Pada saat yang sama saya juga menyadari, karena mungkin merasa aktif jadi kepala desa, tidak disadari tahun depan masa jabatan saya akan habis,” jelasnya.

Di sisi lain, menjaga kebugaran tubuhnya selama Ramadan, ia tidak memiliki formula khusus. Hanya saja, tidak merokok dan minum kopi menjadi nilai tambah.

“Soal lapar dan haus terbiasa di hari-hari biasa. Jadi tidak terlalu berpengaruh. Sama-sama menahan lapar kok. Saya memang bukan peminum kopi dan tidak merokok, dan ini nilai tambahnya,” tukasnya.

Ia juga selalu menjaga kondisi tubuhnya dengan olahraga ringan usai sahur. “Jangan terlalu berat-berat juga nanti dehidrasi. Asal badan bergerak dan aktif itu sudah cukup untuk menjaga stamina,” pungkasnya.(cr3/c)

Komentar Anda

Baca Juga