Beranda Metropolis

PKL dan Angkot Kuasai Jalan

MACET PARAH: Kepadatan di Jalan Dewi Sartika, Pasar Anyar, kian parah kemarin (23/5). Selain padat dengan angkutan kota juga dipenuhi pedagang kaki lima (PKL). Rencananya, sebanyak 366 PKL di kawasan tersebut akan direlokasi usai Lebaran.

BOGOR–RADAR BOGOR,Setiap bulan Ramadan, aktivitas masyarakat di pasar tradisional kerap meningkat. Tak terkecuali di Pasar Kebon Kembang (Pasar Anyar).

Namun, pemkot rupanya tak belajar dari pengalaman. Buktinya, pedagang kaki lima (PKL) dadakan tumpah ruah di tepian Jalan Dewi Sartika, Pasar Anyar. Kondisi ini pun diperparah dengan angkot yang ngetem sembarangan.

Sekretaris Paguyuban Peda­gang Blok F Pasar Kebon Kem­bang, Edi Junaedi mengatakan, pihaknya mengeluh bukan hanya karena akses pelanggan­nya saja yang terhambat. PKL dada­kan juga mem­buat kios­nya menjadi sepi pembeli.

”Banyak pengun­jung dan pelanggan kami juga mengeluh karena gak ada parkir karena jadi tempat PKL,” ungkapnya.

Edi mengaku kecewa terhadap Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD-PPJ) yang menolak permohonan pedaga­ng Blok F Pasar Kebon Kembang untuk berjualan di tepian jalan Dewi Sartika sebagai tempat penampungan sementara (TPS). Baca selengkapnya di Epaper Radar Bogor hari ini (fik/c)

Baca Juga