Beranda Metropolis

Smart Street Lighting Butuh Rp98 Miliar

ilustrasi

BOGOR–RADAR BOGOR,Setelah melakukan kajian sejak dua tahun lalu, Agence Francaise De Development (AFD) atau Badan Pembangunan Prancis akhirnya mem­berikan pemaparannya langsung kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat, di Paseban Sri Bima, Balaikota Bogor, Selasa (15/5).

Dalam pemaparan tersebut terungkap, butuh biaya sekitar Rp98 miliar jika Kota Bogor ingin menerapkan konsep smart street lighting atau lampu penerangan jalan cerdas.

“Biaya Rp98 miliar ini untuk mengganti semua lampu yang ada di Kota Bogor dengan lampu LED yang lebih bagus. Sehingga memberikan kenyamanan bagi warga dan menjadi daya tarik wisatawan,” ujar Ade.

Ade menuturkan, penerangan memang menjadi perhatian lebih pemkot. Hal tersebut bisa dilihat dengan meningkatnya anggaran untuk penerangan di Kota Bogor sejak 2016 yang berdampak pada peningkatan penerangan hingga 200 persen.

Namun, dari hasil kajian AFD, banyak lampu yang sudah ada kurang bagus dan lampu LED-nya tidak tahan lama.

“Kalau memakai konsep mereka, daya tahun lampu bisa mencapai 10-20 tahun dan bisa menghemat biaya Rp34 miliar,” jelasnya.

Ade menambahkan, terkait kerja sama ini masih harus dibahas lebih lanjut dengan dinas terkait. Apalagi jika harus melakukan pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), salah satu badan usaha milik negara (BUMN).

“Kami mengapresiasi karena dari kajian AFD ini Pemerintah Kota Bogor jadi mempunyai data. Tetapi, apakah konsep ini akan diterapkan atau tidak harus dibicarakan dengan wali kota,” pungkasnya.(ran/*)

Baca Juga